Makna Proklamasi Kemerdekaan RI

Makna Proklamasi Kemerdekaan RI

Makna Proklamasi
Makna Proklamasi Kemerdekaan RI

Kembali lagi di situs ilmu pengetahuan ID. Persis seperti judul diatas, kali ini materi yang akan kami paparkan akan membahas mengenai Makna Proklamasi Kemerdekaan RI. Mudah-mudahan dengan materi singkat ini dapat membantu para pelajar dalam memahami hakikat / makna yang terkandung dari proklamasi kemerdekaan negara Republik Indonesia.

Baca Juga : Pengertian Desentralisasi

 

Makna Proklamasi Kemerdekaan RI

Tujuan Pelajaran

Kemerdekaan Indonesia bukan merupakan hadiah dari Jepang. kemerdekaan adalah berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas.

Pada pelajaran ini kalian akan diajak untuk memahami faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya proklamasi. Selanjutnya kalian pun akan diajak untuk memahami makna proklamasi bagi bangsa Indonesia. Setelah mempelajari bagian ini, kalian diharapkan akan mampu menghayati besarnya karunia Tuhan atas kemerdekaan bangsa Indonesia dengan menghayati makna proklamasi sebagai pernyataan kemerdekaan Indonesia.

Kemerdekaan itu adalah atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas.

 

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya Proklamasi Kemerdekaan

Dalam Pembukaan UUD 1945 secara tegas dinyatakan bahwa kemerdekaan itu adalah atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Namun kita juga perlu memahami faktor subjektif dan objektif yang menyebabkan terjadinya proklamasi tersebut.

Makna Proklamasi
Makna Proklamasi Kemerdekaan RI

Faktor subjektif adalah faktor yang berasal dari dalam jiwa bangsa Indonesia sendiri, sedangkan faktor objektif adalah situasi dan kondisi kaum penjajah pada saat itu. Makna selengkapnya dari kedua faktor tersebut adalah sebagai berikut.

a. Faktor Subjektif

(1) Perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia yang telah berlangsung ratusan tahun lamanya (1511-1945) sampai pada titik kulminasinya dan atas keyakinan bangsa Indonesia, bahwa berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa yang melindungi dan meridloi perjuangan untuk mencapai kemerdekaan.
(2) Penderitaan rakyat akibat penjajahan telah meluas dan seakan-akan tak tertahankan meledak melahirkan tekad menentukan nasib atas kekuatan bangsa sendiri dengan pengorbanan serta berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa.

b. Faktor Objektif

(1) Waktu antara penyerahan Jepang kepada Sekutu (14 Agustus 1945) dan akan mendaratnya Sekutu ke tanah air (18 Agustus 1945) terdapat kekosongan kekuasaan pemerintahan (vacuum of power).
(2) Bahwa pada waktu itu, di Indonesia, mata rantai imperialisme dan kolonialisme internasional adalah dalam posisi yang paling lemah. Belanda, dengan NICA-nya, setelah Jepang menyerah, tidak berdaya menjajah kembali atas kekuatan sendiri. Sementara Inggris yang diboncengi oleh Belanda terlambat datang ke tanah air kita, karena perubahan strategi Sekutu yang mengirimkan seluruh kekuatan armada perang Amerika Serikat langsung ke kepulauan Jepang.

Tampak jelas bahwa pada saat kekosongan kekuasaan dan kelemahan mata rantai penjajahan itu bangsa Indonesia atas kekuatan sendiri mematahkan “mata rantai belenggu” kolonialisme dan imperialisme dan dengan kesatria memproklamasikan kemerdekaan.

 

Kemerdekaan adalah hasil perjuangan dan pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan kusuma bangsa

 

Dengan demikian jelaslah fakta-fakta berbicara, bahwa kemerdekaan Indonesia:

  • bukanlah “hadiah dari penjajah”; melainkan
  • berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa; dan
  • hasil perjuangan bangsa Indonesia atas kekuatan sendiri; dengan
  • pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan kusuma bangsa.

 

Makna Proklamasi Kemerdekaan

Proklamasi sebagai puncak perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia, yang berlangsung beratus-ratus tahun lamanya memiliki arti sebagai:
1) Deklarasi Kemerdekaan, yang mencerminkan kehendak bangsa Indonesia untuk bebas merdeka, tidak mau lagi dikuasai kaum penjajah.
2) Berdirinya negara Indonesia baru secara de facto oleh Pembentuk Negara (The Founding Fathers).
3) Sumber dari segala sumber tertib hukum yang berlaku di Indonesia, peralihan dari hukum kolonial ke hukum nasional.

Dari tiga arti tersebut terdapat dua makna Proklamasi yang hakiki, yakni:

1) Suatu pernyataan tentang kemerdekaan bangsa Indonesia.
2) Tindakan-tindakan yang harus segera dilaksanakan berkaitan dengan proklamasi tersebut.

 

RANGKUMAN MATERI MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI

Makna Proklamasi
Makna Proklamasi Kemerdekaan RI

• Makna Proklamasi Kemerdekaan

Kemerdekaan itu adalah atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas”.
(1) Deklarasi Kemerdekaan, yang mencerminkan kehendak bangsa Indonesia untuk bebas merdeka, tidak mau lagi dikuasai kaum penjajah.
(2) Berdirinya negara Indonesia baru secara de facto oleh Pembentuk Negara (The Founding Fathers).
(3) Sumber dari segala sumber tertib hukum yang berlaku di Indonesia, peralihan dari hukum kolonial ke hukum nasional.

• Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya Proklamasi Kemerdekaan
Faktor subjektif adalah faktor yang berasal dari dalam jiwa bangsa Indonesia sendiri, sedangkan faktor objektif adalah situasi dan kondisi kaum penjajah pada saat itu. Makna selengkapnya dari kedua faktor tersebut adalah sebagai berikut.

a. Faktor Subjektif
(1) Perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia yang telah berlangsung ratusan tahun lamanya (1511-1945) sampai pada titik kulminasinya dan atas keyakinan bangsa Indonesia, bahwa berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa yang melindungi dan meridloi perjuangan untuk mencapai kemerdekaan.
(2) Penderitaan rakyat akibat penjajahan telah meluas dan seakan-akan tak tertahankan meledak melahirkan tekad menentukan nasib atas kekuatan bangsa sendiri dengan pengorbanan serta berkat rahmat Allah Tang Maha Kuasa.

b. Faktor Objektif
(1) Waktu antara penyerahan Jepang kepada Sekutu (14 Agustus 1945) dan akan mendaratnya Sekutu ke tanah air (18 Agustus 1945) terdapat kekosongan kekuasaan pemerintahan (vacuum of power).

Dengan demikian jelaslah fakta-fakta berbicara, bahwa kemerdekaan Indonesia:
• bukanlah “hadiah dari penjajah”; melainkan
• berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa; dan
• hasil perjuangan bangsa Indonesia atas kekuatan sendiri; dengan
• pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan kusuma bangsa.

 

Penutup

Demikianlah uraian singkat kita mengenai Makna Proklamasi Kemerdekaan RI. Semoga bermanfaat dan dapat membantu para pelajar dalam memahami materi terkait makna proklamasi. Terima kasih atas perhatiannya, tetap semangat belajar, raih cita-cita mulia, dan taklukan dunia dengan ilmu pengetahuan!

Baca Juga : Seluk Beluk DPRD

Share artikel Makna Proklamasi Kemerdekaan RI ini di sosial media untuk mendukung kami menghasilkan konten lebih baik lagi

Daftar Pustaka Materi Makna Proklamasi Kemerdekaan RI

PKn 1 : Untuk SMP/MTs Kelas VII / disusun oleh, Dasim Budimansyah ; editor, Mia Siti Aminah : Ilustrator, Dede Rahmat. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.

Partner : Contoh-Contoh.Com