Kesehatan Lingkungan – Materi Ilmu Kesehatan

Kesehatan Lingkungan
Kesehatan Lingkungan

Kesehatan Lingkungan – Materi Ilmu Kesehatan

Bagaimanakah kondisi rumah tempat tinggal dan lingkungan di sekitarmu? Apakah ada saluran pembuangan air  limbah dan tempat penampungan air limbah? Bagaimana kondisi tempat mandi cuci dan kakus (MCK)? Bersih dan sehat atau jorok? Pada umumnya masyarakat masih kurang memperhatikan kesehatan lingkungan. Begitu pula kegiatan yang berkaitan dengan pemeliharaan dan peningkatan derajat kesehatan tidak dapat berjalan dengan baik.

 

Pengertian Kesehatan Lingkungan

Kesehatan lingkungan atau sanitasi lingkungan memiliki pengertian yang sangat luas dan beragam tergantung konteksnya. Kesehatan lingkungan pada dasarnya merupakan usaha untuk mengelola semua faktor yang ada pada lingkungan yang berkaitan dengan perkembangan fisik dan kesehatan sedemikian rupa, sehingga derajat kesehatan dapat ditingkatkan. Secara umum, persepsi masyarakat terhadap kesehatan lingkungan adalah kebersihan lingkungan. Lingkungan sehat merupakan suatu perwujudan lingkungan yang memenuhi kaidah-kaidah kesehatan lingkungan dan kesehatan secara keseluruhan. Lingkungan dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu: lingkungan fisik dan sosial-budaya. Lingkungan fisik meliputi: abiotik (benda mati) dan biotik (makhluk hidup).

Usaha kesehatan lingkungan merupakan salah satu usaha dari enam usaha dasar kesehatan masyarakat. Dari uraian tentang usaha dasar terlihat bahwa kesehatan lingkunganpun erat sekali hubungannya dengan usaha kesehatan lainnya. Usaha ini merupakan usaha yang perlu didukung oleh ahli rekayasa secara umum dan secara khusus oleh ahli rekayasa lingkungan. Di antara banyak kegiatan kesehatan lingkungan dapat disebutkan program/kegiatan penyediaan air minum, pengolahan dan pembuangan limbah cair, gas, dan padat, mencegah kebisingan, mencegah kecelakaan, mencegah penyebaran penyakit bawaan air, udara, makanan, dan vector, pengelolaan kualitas lingkungan air, udara, makanan, pemukiman, dan bahan berbahaya. Pengelolaan keamanan dan sanitasi transportasi, kepariwisataan seperti hotel, motel, tempat makan umum, dan pelabuhan, turut mencegah dan memberi pertolongan pada bencana alam, dan pengelolaan lingkungan kerja.

Kegiatan kesehatan lingkungan dapat disebutkan program atau kegiatan penyediaan air minum, pengolahan dan pembuangan limbah cair, gas, dan padat, mencegah kebisingan, mencegah kecelakaan, mencegah penyebaran penyakit bawaan air, udara, makanan, dan vektor, pengelolaan kualitas lingkungan air, udara, makanan, pemukiman, dan bahan berbahaya. Pengelolaan keamanan dan sanitasi transportasi, kepariwisataan seperti hotel, motel, tempat makan umum, dan pelabuhan, turut mencegah dan memberi pertolongan pada bencana alam, dan pengelolaan lingkungan.

 

Jenis-Jenis / Pembagian Lingkungan Dalam Perspektif Kesehatan Lingkungan 

Kesehatan Lingkungan
Kesehatan Lingkungan

a. Lingkungan Fisik (biotik dan abiotik)

1. Lingkungan abiotik (benda mati) dapat dibedakan menjadi bangunan fisik dan lingkungan fisik. Bangunan fisik meliputi; pagar, gedung, halaman, lapangan olahraga, tempat bermain, kebun, sungai, kamar mandi, WC, kantin, dan warung. Lingkungan fisik meliputi temperatur, kelembaban, kebisingan, tekanan udara, sampah, limbah, pencemaran udara, air dan tanah.
2. Lingkungan biotik (makhluk hidup) antara lain: tanaman dan hewan. Hewan dapat berperan sebagai hewan kesayangan (pet animal), hewan ternak, vektor penyakit, dan hospes. Lingkungan biotik meliputi tanaman dan hewan.

b. Lingkungan Nonfisik

Lingkungan nonfisik (mental dan sosial), yang meliputi hubungan timbal balik antara individu dengan masyarakat sekitarnya. Pameo yang sangat populer ”Bersih itu sehat”. Lingkungan yang bersih dan sehat perlu selalu diusahakan oleh setiap warga masyarakat karena dapat mempengaruhi kesehatan kita bersama. Lingkungan sehat merupakan kondisi yang mendukung produktivitas secara keseluruhan dan merupakan suatu kondisi yang menunjang tumbuh kembangnya perilaku hidup sehat masyarakat. Lingkungan sehat akan tampak pada penampilan dan perilaku warga masyarakat. Penampilan warga masyarakat mencerminkan tingkat kesehatan pribadi anggota masyarakat. Penampilan pribadi sehat antara lain berpakaian bersih, rapih, dan bugar. Perilaku sehat tampak dari sikap masyarakat yang selalu menjaga higiene pribadi, tidak membuang sampah, meludah, apalagi kencing dan buang air besar di sembarang tempat.

 

Masalah Kesehatan Lingkungan

Pada dasarnya kehidupan manusia sangat tergantung pada lingkungan sekitarnya. Semua kebutuhan manusia dicukupi dan berasal dari lingkungan seperti, udara, air, suhu, kelembaban, cahaya matahari, angin, makanan, dan tempat tinggal. Dengan demikian jelaslah bahwa mutu lingkungan sangat berpengaruh terhadap mutu kehidupan dan kesehatan manusia. Menyadari hal itu, maka manusia mempelajari dan belajar dari lingkungan sekitar agar hidupnya sehat dan berlangsung lama.

Namun demikian, karena ulah sebagian manusia yang terlalu serakah dan mementingkan kepentingan pribadi, maka lingkungan sekitar menjadi rusak dan menimbulkan masalah bagi kehidupan manusia. Polusi, air kotor, buruknya sanitasi dan racun merupakan penyebab gangguan kesehatan. Asap pembakaran batubara dan kayu merupakan sumber pencemaran udara. Sejumlah insiden yang membuat anak-anak mengalami cidera sakit dan meninggal dunia disebabkan karena faktor lingkungan. Dampak kesehatan lingkungan terhadap anak dan remaja karena faktor lingkungan.

Pada masa pertumbuhan, faktor lingkungan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kesehatan anak. Mereka terancam karena tempat tinggal dan bermain mereka sangat buruk dari sisi lingkungan. Meski sejumlah penyebab kasus kematian sangat bervariasi namun faktor utama seperti polusi, sanitasi dan dukungan air bersih sangat diperlukan untuk melindungi mereka dari faktor risiko sakit atau kematian.

Program-program untuk mewujudkan kesehatan lingkungan antara lain:

1. Penyedian air bersih
2. Mengatasi masalah limbah, sampah, dan kotoran

 

Pembinaan Kesehatan Lingkungan

Usaha pembinaan kesehatan lingkungan meliputi higiene dan sanitasi.

Higiene

Higiene merupakan usaha yang memperhatikan pengaruh lingkungan terhadap kesehatan, upaya mencegah timbulnya penyakit karena pengaruh lingkungan tersebut, serta menciptakan kondisi lingkungan sedemikian rupa sehingga terjamin pemeliharaan kesehatan. Higiene lebih menekankan pada aktifitas manusianya. Beberapa bentuk pembinaan kesehatan lingkungan dalam kategori higiene yang paling umum adalah mencuci tangan dan gosok gigi.

a. Mencuci tangan
Mencuci tangan secara seksama dengan sabun dan air sebelum menyentuh makanan setelah menyentuh barang-barang kotor apalagi sehabis membuang hajat. Mandi berguna untuk membersihkan tubuh dari kotoran, kembali segar, membantu kulit terhindar dari penyakit seperti eksema. Mandi ternyata tidak hanya dapat menjauhkan stress, tetapi juga memiliki peranan penting meningkatkan sistem kekebalan, dan bahkan menyembuhkan berbagai masalah kesehatan.

b. Gosok gigi
Kesehatan gigi dipelihara dengan cara menyikat gigi dan selalu membersihkan sela-sela gigi setiap hari setelah makan. Menghindari makanan atau minuman yang dapat merusak gigi. Makanan yang terlalu panas atau dingin dapat mengikis email gigi atau lapisan terluar gigi dan menyebabkan kerusakan pada gigi, seperti jus jeruk yang sangat asam. Menghindari makanan atau minuman yang memiliki derajat keasaman (pH) yang relatif rendah bersifat asam dan cenderung merusak gigi.

 

Penutup 

Demikian materi singkat terkait pembahasan seputar kesehatan lingkungan. Semoga dapat bermanfaat dan membantu para pelajar dimana pun berada dalam memahami materi ilmu kesehatan. Terima kasih atas perhatiannya, tetap semangat belajar, raih cita-cita mulia dan taklukan dunia dengan ilmu pengetahuan!

 

Daftar Pustaka

Ilmu Kesehatan Jilid 2 untuk SMK oleh Heru Nurcahyo—- Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Partner : Contoh-Contoh.Com