Jelaskan Pembentukan BPUPKI

Jelaskan Pembentukan BPUPKI

Jelaskan Pembentukan BPUPKI
Jelaskan Pembentukan BPUPKI

Jelaskan Pembentukan BPUPKI

Kembali lagi di situs ilmu pengetahuan ID. Seperti judul yang telah kita lihat bersama di atas, kali ini kita akan menghadirkan materi pembahasan terkait dengan BPUPKI. Lebih tepatnya, judul kita kali ini yaitu : Jelaskan Pembentukan BPUPKI. Oke, langsung saja simak penjelasan selengkapnya mengenai BPUPKI di bawah ini.

a. Apa Itu BPUPKI ?

BPUPKI adalah kepanjangan dari Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan. BPUPKI ini dibentuk oleh pemerintah pada masa pendudukan balatentara Jepang. Untuk mengenal lebih lanjut seperti apa BPUPKI ini, simak penjelasan didalam artikel ini dengan seksama. Berikutnya kita lanjut ke “b” latar belakang terbentuknya BPUPKI.

b. Latar Belakang Pembentukan BPUPKI

Kekalahan Jepang dalam perang Pasifik semakin jelas. Angkatan Laut Amerika Serikat yang dipimpin oleh Laksamana Nimitz berhasil menduduki posisi penting di Kepulauan Mariana seperti Saipan, Tidian dan Guan. Bagi Sekutu, pulau-pulau tersebut sangat penting (terutama Saipan) karena jarak Saipan – Tokyo dapat dicapai oleh pesawat pengebom B 29 USA. Sementara Angkatan Darat Amerika Serikat yang dipimpin oleh Jendral Douglas Mac Arthur melalui siasat loncat kataknya berhasil pantai Irian dan membangun markasnya di Holandia (Jayapura).

Dari Holandia inilah Mac Arthur akan menyerang Filipina untuk memenuhi janjinya. Di sisi lain kekuatan Angkatan Laut Sekutu yang berpusat di Biak dan Morotai berhasil menghujani bom pada pusat pertahanan militer Jepang di Maluku, Sulawesi, Surabaya dan Semarang. Kondisi tersebut menyebabkan jatuhnya pusat pertahanan Jepang dan merosotnya semangat juang tentara Jepang, terutama di wilayah Ambon, Makassar, Manado, Tarakan, Balikpapan, dan Surabaya.

Kekuatan tentara Jepang yang semula ofensif (menyerang) berubah menjadi defensif (bertahan). Kepada bangsa Indonesia, pemerintah militer Jepang masih tetap menggembar gemborkan (meyakinkan) bahwa Jepang akan menang dalam perang Pasifik. Pada tanggal 18 Juli 1944, Perdana Menteri Hideki Tojo terpaksa mengundurkan diri dan diganti oleh Perdana Menteri Koiso Kuniaki. Perdana Menteri Jepang, Jenderal Kuniaki Koiso, pada tanggal 7 September 1944 dalam sidang istimewa ke-85 Parlemen Jepang (Teikoku Ginkai) mengumumkan bahwa Indonesia akan dimerdekakan kelak di kemudian hari sesudah tercapai kemenangan akhir dalam perang Asia Timur Raya. Janji kemerdekaan ini sering disebut dengan istilah “Deklarasi Kaiso”. Sejak saat itu, Jepang memberikan izin kepada rakyat Indonesia untuk mengibarkan bendera Merah Putih di samping bendera Jepang Hinomaru.

Lagu Indonesia Raya boleh dinyanyikan setelah lagu Kimigayo. Dengan cara itu, Jepang berharap tentara Sekutu akan disambut oleh rakyat Indonesia sebagai penyerbu negara mereka, sehingga untuk merealisasikan janjinya pada tanggal 1 Maret 1945 pimpinan pemerintah pendudukan militer Jepang di Jawa, Jenderal Kumakichi Harada, mengumumkan dibentuknya suatu badan khusus yang bertugas menyelidiki usaha-usaha persiapan kemerdekaan Indonesia, yang dinamakan “Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia” (BPUPKI) atau dalam bahasa Jepang: Dokuritsu Junbi Cosakai. Pembentukan BPUPKI juga untuk menyelidiki, mempelajari dan mempersiapkan hal-hal penting lainnya yang terkait dengan masalah tata pemerintahan guna mendirikan suatu negara Indonesia merdeka. Selanjutnyac” Tujuan Pembentukan BPUPKI.

c. Tujuan Pembentukan BPUPKI

  • Untuk memberikan simpati dan dukungan Bangsa Indonesia, dengan menjanjikan bahwa Jepang akan membantu Kemerdekaan Indonesia. Hal tersebut di lakukan agar Indonesia bersedia bersedia membantu Jepang dalam melawan tentara sekutu.
  • Menyelidiki dan mengumpulkan usul-usul untuk dikemukakan kepada Pemerintah Jepang sebagai pertimbangan Kemerdekaan Indonesia.
  • Mempelajari dan menyelidiki hal-hal yang berkaitan dengan aspek-aspek politik, ekonomi, tata pemerintahan, dan hal-hal yang diperlukan dalam usaha pembentukan negara Indonesia merdeka.

d. UUD 1945 dirancang oleh BPUPKI Sebelum Kemerdekaan RI Diproklamasikan

UUD 1945 merupakan produk hukum yang istimewa. Di samping kedudukannya yang vital, UUD 1945 justru dirancang sebelum bangsa Indonesia merdeka dan terbentuk menjadi negara. UUD 1945 dibuat melalui jalur khusus oleh para tokoh pendiri negara yang tergabung dalam BPUPKI. UUD 1945 dibuat dengan maksud untuk memberikan landasan bagi terbentuk, berdiri, dan keberlangsungan hidup negara Indonesia.

Oleh sebab itu, di dalam UUD 1945 disebutkan dengan jelas hal- hal mendasar yang bersangkut-paut dengan negara. Melalui bagian pendahuluannya yang lazim disebut Pembukaan UUD 1945 disebutkan tentang dasar negara, bentuk pemerintahan negara, dan tujuan negara. Selanjutnya, di dalam batang tubuhnya pasal-pasal diatur ketentuan-ketentuan pokok lain tentang penyelenggaraan berbangsa dan bernegara.

e. Daftar Anggota BPUPKI

Jelaskan Pembentukan BPUPKI
Jelaskan Pembentukan BPUPKI – Gambar Anggota BPUPKI
NoNamaRiwayat Hidup
1Abdul KaffarBekas Kapten Mantan Barisan Madura
2Abdul Kahar MuzakirPeg Kantor Kooti Zimu Kyoku Yogya bag Ekonomi
3Agus Mushin DasaadPemimpin NV Pabrik Tenun, Wa Ketua Jakarta Tokubetu Si Sangi Kai
4Ar BaswedanAngg Tyuuoo Sangi In
5Bandoro Pangeran Hario PurubojoPembesar Kawedanan Kori Kraton Yogyakarta, Angg Tyuuoo Sangi In
6Bendero Kanjeng Pangeran Ario SuryohamijoyoAjudan Sri Susuhunan Surakarta
7Bendoro Pangeran Hario BintoroPejabat di Kesultanan Yogyakarta
8Dr. Kanjeng Raden Tumenggung Radjiman WedyodiningratAngg Tyuuoo Sangi In, Pertanian di Bulak Ngalaran Walikukun Kab Ngawi
9Dr. Raden Buntaran MartoatmojoKa RSU Negeri Semarang, Wa Ketua Syuu Hookoo Kai Semarang dan Tyuuoo Sangi In
10Dr. Raden Suleiman Effendi KusumaatmajaKetua Tihoo Hooin Semarang, Kendal, Semarang Ken Kooto Hooin Kinmu
11Dr. Samsi SastrawidagdaKa Kantor Partikelir Tatausaha dan Pajak Surabaya, Angg Tyuuoo Sangi In
12Dr. Sukiman WiryosanjoyoDokter Partikelir di Yogyakarta
13Drs. Kanjeng Raden Mas Hario SosrodiningratSolo Kooti Soomuu Tyookan
14Drs. Muhammad HattaAngg Tyuuoo Sangi In, Wa Ketua Hookoo Kaigi Jawa Hookookai
15K. H. A Ahmad SanusiAngg Bogor Syuu Sangi Kai
16Haji Abdul Wahid HasyimBerniaga, Penasehat Kantor Penyelidikan Surabaya.
17Haji Agus SalimN/A
18Ir. Pangeran Muhhamad NurPemimpin Kantor Pengairan Bondowoso
19Ir. Raden Ashar Sutejo MunandarIngenieur Seibu Jawa Denki Zidyoo Koosya Bogor [versi: Suisin Taityoo Ngawi]
20Ir. Raden Mas Panji Surahman CokroadisuryoPem Kantor Pusat Kerajinan dan Jawata Tera
21Ir. Raden Ruseno SuryohadikusumoIngenieur, Pem distrik II Pengairan Jatim Kediri, Angg Tyuuoo Sangi In, Wa Penasehat Syuu Sangi Kai Kediri
22Ir. SoekarnoPenasehat Tyuuoo Sangi In, Sango Soomubu Jakarta
23K. H Abdul Halim Majalengka (Muhammad Syatari)Penasehat Perikatan Umat Islam Majalengka, Angg Tyuuoo Sangi In Jakarta.
24Knajeng Raden Mas Tumenggung Ario WuryaningratBupati Nayoko Kaprah Tengan di Kraton Solo
25Ki Bagus HadikusumoAngg Tyuuoo Sangi In, Ketua Muhammadiyah.
26Ki Hajar DewaantaraAngg Tyuuoo Sangi In Soomu Jawa Hookookai Yogyakarta.
27Ki Haji Abdul Fatah HasanAngg Banten Syuu Sangi Kai.
28Kiai Haji Mas Mansoer.

Kamon Shuumubu, Masyumi Jakarta.
29Ki Haji MasjkurTokoh NU
30Liem Koen HianN/A
31Mas ArisKetua Pati Syuu Sangi Kai, Angg Tyuuoo Sangi In.
32Mas Sutarjo KartohadikusumoSyuutyookan Jakarta.
33Mr. A. A. MaramisAdvokat Jakarta.
34Mr. Kanjeng Raden Mas Tumenggung WongsonagoroBupati Sragen
35Mr. Mas Besar MartokusumoWalikota Tegal
36Mr. Mas Susanto TirtoprojoMadiun Sityoo
37Mr. Muhammad YaminPenasehat Sendenbu-sendenka (Sanyoo-Sendenbu)
38Mr. Raden Ahmad SubarjoPem bag Informasi Gunseikanbu cabang I Jakarta
39Mr. Raden HindromartonoShokuin Naimobu Roodo Kyoku
40Mr. Raden Mas SartonoAdvokat, Angg Tyuuoo Sangi In
41Mr. Raden Panji Singgih-
42Mr. Raden SyamsudinKetua Gerakan 3A
43Mr. Raden SuwandiSanyo Bunkyoo Kyoku
44Mr. Raden SastromulyonoHakim Kootoo Hooin dan Tihoo Hooin Jakarta Tangerang
45Mr. Yohanes LatuharharyPeg. Somubu Jakarta
46Ny. Mr. Raden Ayu Maria Ulfah SantosoPeg Syhobu Jakarta
47Ny. Raden Nganten Siti Sukaptinah Sunaryo MangunouspitoKabag Wanita Kantor Pus Jawa Hookoo Kai Jakarta
48Oey Tiang TjoeiAngg Tyuuoo Sangi In, Presiden Hua Chiao Tong Hui
49Oey Tjong Hauw

Angg Tyuuoo Sangi In
50P. F DahlerN/A
51Parada HarahapDirektur Percetakan dan Harian Sinar Baru Semarang
52Prof. Dr. Mr. Raden SoepomoPem. Hooki Kyoku, Angg Saikoo Hooin
53Prof. Dr. Pangeran Ario Husein JayadiningratSyumubutyoo, Angg Tyuuoo Sangi In Jakarta.
54Prof. Dr. Raden Jenal Asikin Wijaya KusumaWa Pemimpin RSU Negeri, Guru Tinggi Ika Dai Gaku Jakarta
55Raden Abdul KadirOpsir PETA
56Raden Abdulrahim PratalykarmaWa Residen Kediri
57Raden Abikusno CokrosuyosoArchitectparticulir, Ketua bag Umum kantor pusat Jawa Hookoo Kai
58Raden Adipati Ario Purbonegoro Sumitro KolopakingBupati Banjarnegara
59Raden Adipati WiranatakoesoemaBupati Bandung
60Raden Asikin NatanegaraIkyu Keishi pada Keimubu
61Raden Mas Margono JoyohadikusumoPenulis Koperasi Kantor Pusat Koperasi Perdagangan Dagri Jakarta
62Raden Mas Tumenggung Ario SuryoResiden Bojonegoro
63Raden Otto IskandardinataAngg Tyuuoo Sangi In, Zissenkyokutyoo Jawa Hookookai Jakarta

f. Daftar Anggota “Panitia Sembilan” Dalam BPUPKI

  • Ir. Soekarno (ketua)
  • Drs. Moh. Hatta (wakil ketua)
  • Mr. Achmad Soebardjo (anggota)
  • Mr. Muhammad Yamin (anggota)
  • KH. Wachid Hasyim (anggota
  • Abdul Kahar Muzakir (anggota)
  • Abikoesno Tjokrosoejoso (anggota)
  • H. Agus Salim (anggota)
  • Mr. A.A. Maramis (anggota)

g. Jelaskan Pembentukan BPUPKI ?

Penjelasan : BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan resmi dibentuk pada tanggal 1 Maret 1945, bertepatan dengan ulang tahun kaisar Jepang, Kaisar Hirohito. Dr. Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T.) Radjiman Wedyodiningrat dari golongan nasionalis tua, ditunjuk menjadi ketua BPUPKI dengan didampingi oleh dua orang wakil ketua muda, yaitu Raden Pandji Soeroso dan Ichibangase Yosio (orang Jepang). Selain menjadi wakil ketua muda, Raden Pandji Soeroso juga diangkat sebagai kepala kantor tata usaha BPUPKI (semacam sekretariat) dibantu Masuda Toyohiko dan Mr. Abdoel Gafar Pringgodigdo. BPUPKI sendiri beranggotakan 69 orang, yang terdiri dari: 62 orang anggota aktif adalah tokoh utama pergerakan nasional Indonesia dari semua daerah dan aliran, serta 7 orang anggota istimewa adalah perwakilan pemerintah pendudukan militer Jepang, tetapi wakil dari bangsa Jepang ini tidak mempunyai hak suara. Keanggotaan ketujuh wakil Jepang ini adalah pasif, yang artinya mereka hanya hadir dalam sidang BPUPKI sebagai pengamat dan pengawas orang-orang BPUPKI pribumi saja.

• Pelaksanaan Sidang BPUPKI Pertama

Rapat pertama diadakan di gedung Chuo Sangi In di Jalan Pejambon 6 Jakarta yang kini dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila. Pada zaman Belanda, gedung tersebut merupakan gedung Volksraad, lembaga DPR pada jaman kolonial Belanda.

• Pelaksanaan Sidang BPUPKI Kedua

Pada rapat kedua diadakan di lapangan Ikada Jakarta dengan tema bahasan bentuk negara, wilayah negara, kewarganegaraan, rancangan Undang-Undang Dasar, ekonomi dan keuangan, pembelaan negara, pendidikan dan pengajaran.

h. Ada Berapa Kali Sidang BPUPKI Dilaksanakan ?

Sidang BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan dilaksanakan 2 kali yang pertama pada tanggal 28 Mei 1945 sampai dengan 1 Juni 1945 dan sidang yang kedua dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 1945 sampai dengan 14 juli 1945.

i. Akhir Masa BPUPKI

Pada tanggal 7 Agustus 1945, BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan) dibubarkan karena dianggap telah dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik, yaitu menyusun rancangan Undang-Undang Dasar bagi negara Indonesia Merdeka, dan sebagai gantinya dibentuklah “Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia” (PPKI) atau yang dalam bahasa Jepang: Dokuritsu Junbi Inkai dengan Ir. Soekarno sebagai ketuanya.

 

Penutup Materi Artikel – Jelaskan Pembentukan BPUPKI

Demikian artikel barusan yang menjelaskan mengenai pembentukan BPUPKI. Semoga bermanfaat dan membantu para pelajar Indonesia dimana pun berada. Terima kasih atas perhatiannya dan sampai jumpa.

 

Daftar Pustaka

  • Sejarah Indonesia / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.– Edisi Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017.
  • Pendidikan Kewarganegaraan 2 : Untuk SMP dan MTs Kelas VIII / Sugiyarto ; Editor Akhmad Zamroni ; Ilustrator Haryana Humardani . — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.
  • Academia.edu
  • Ilmupengetahuan.id

 

Keyword

  • Jelaskan Pembentukan BPUPKI
  • Pembentukan BPUPKI
  • Latar Belakang Pembentukan BPUPKI
  • Tujuan Pembentukan BPUPKI
  • Sidang BPUPKI Pertama
  • Sidang BPUPKI Kedua

Editor : Admin contoh-contoh.com