Hutan Aokigahara : Fakta Menarik Hutan Bunuh Diri

Hutan Aokigahara : Fakta Menarik Hutan Bunuh Diri

hutan aokigahara
hutan aokigahara

Fakta Menarik Hutan Bunuh Diri – Terletak disebelah barat laut Gunung Fuji, Jepang. Hutan bunuh diri ini dikenal dengan nama Aokigahara. Selain nama Aokigahara, hutan ini juga memiliki sebutan lain yaitu : lautan pohon gunung fuji, dan hutan lautan pohon. Sebutan kata “laut” pada hutan Aokigahara terinspirasi dari pemandangan pohon yang terlihat bagai ombak lautan saat tertiup angin. Diperkirakan usia hutan ini mencapai 1200 tahun. Dan sesuai judul kita kali ini, hutan Aokigahara dikenal sebagai tempat paling populer bagi masyarakat jepang untuk melakukan ritual bunuh diri. Untuk mempersingkat waktu kita, langsung saja simak penjelasan kita dibawah ini mengenai fakta hutan bunuh diri Aokigahara Jepang.

Baca Juga : Restoran Halal di Jepang

 

Hutan Aokigahara : Fakta Menarik Hutan Bunuh Diri

1. Penjarahan Mayat

Sebagaimana kita ketahui, hutan Aokigahara merupakan tempat paling populer bagi masyarakat Jepang untuk menghabisi hidup mereka. Namun sayang, kepopuleran hutan tersebut sebagai tempat bunuh diri dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk menjarah barang berharga milik orang orang yang telah meninggal ditempat tersebut.

 

2. Dongeng Kuno Hutan Aokigahara

Dahulu, Jepang bukanlah sebuah negara maju dengan segala fasilitas canggih seperti saat ini. Kehidupan masyarakat Jepang kuno sangat akrab dengan yang namanya kemiskinan. Kondisi inilah yang membuat para anak ketika itu, tega membuang orang tua mereka di tengah hutan. Iya..! Hal itu mereka lakukan karena merasa tidak mampu dan memiliki cukup pangan untuk berbagi dengan orang tua mereka.

Dan hutan Aokigahara merupakan salah satu hutan, dimana masyarakat jepang dahulu membuang orang tua mereka. Dan hal ini tentunya akan membuat para orang tua yang ditinggal dihutan meninggal secara perlahan karena kelaparan. Kasian banget yah ☹️

 

Artikel Hutan Aokigahara

 

3. Tempat Kasus Bunuh Diri Terbanyak ke-2 di Dunia

Mungkin kita semua sudah tahu bahwa hutan Aokigahara adalah tempat paling populer di Jepang untuk melakukan aksi nekad bunuh diri. Dan ternyata, kepopuleran Aokigahara sebagai tempat bunuh diri tidak hanya sebatas di negara Jepang saja. Karena pasalnya, hutan ini menempati posisi ke-2 sebagai tempat paling banyak terjadinya kasus bunuh diri di dunia, setelah Golden Gate Bridge, Amerika Serikat. Berdasarkan laporan petugas yang biasa merawat hutan, ada sekitar 100 mayat ditemukan di Aokigahara setiap tahunnya.

 

4. Ada Satuan Khusus Yang Bertugas Mengevakuasi Mayat

Sanking banyaknya masyarakat Jepang yang menghabisi nyawanya ditempat ini, pihak pemerintah setempat berinisiatif membentuk satgas khusus yang bertugas mengevakuasi para jenazah dari dalam hutan. Dan nantinya, mayat mayat tersebut akan dibawa ke ruangan khusus di kantor polisi setempat yang memang diperuntukkan sebagai penampungan para jenazah Aokigahara.

 

5. Hutan Aokigahara Mempunyai Gua Es “Abadi”

Selain dikenal sebagai lokasi untuk bunuh diri, ternyata hutan Aokigahara merupakan objek wisata yang cukup terkenal juga. Hal itu dikarenakan didalam hutan Aokigahara terdapat sebuah gua es Narusawa. Dimana gua tersebut akan tetap membeku sepanjang tahun dan mempunyai suhu rata rata sekitar 2,8 derajat celcius.

 

6. Markas Bagi Kelelawar dan Kupu Kupu

Mungkin sangat sedikit satwa yang bisa kita temukan di Aokigahara, entah itu karena hutannya yang terlalu lebat, atau juga cahaya dan udara yang terlalu sedikit masuk kedalam hutan ini. Akan tetapi, ada 2 satwa yang bisa kita temui dengan pasti didalam hutan Aokigahara. Yang pertama adalah kupu kupu, setidaknya ada 9 jenis spesies kupu kupu yang bisa kita temukan didalam hutan Aokigahara. Keindahan warna yang dimiliki kupu kupu dihutan ini, sedikit membuat lupa kita, akan kesan horor yang dimiliki hutan yang satu ini.

Sedangkan yang kedua adalah kelelawar. Hewan ini bisa kita temui dengan mudah di dalam Gua Danau Bat yang juga masih di dalam hutan Aokigahara. Dan tahukah kamu, gua yang memiliki panjang sekitar 1268 kaki ini ternyata “menyimpan” ribuan kelelawar didalamnya.

 

7. Pelaku Bunuh Diri di Hutan Aokigahara Berasal Dari Kalangan Pejabat

Meski tidak semua, namun berdasarkan hasil identifikasi profil para pelaku bunuh diri, diketahui bahwa usia mereka berkisar antara 40 tahun hingga 50 tahun. Dan umumnya, mereka yang melakukan bunuh diri memiliki jabatan penting di perusahaan Jepang. Besar kemungkinan, mereka yang memilih untuk melakukan bunuh diri dikarenakan tidak tahan dengan berbagai masalah kehidupan yang dijalaninya, baik masalah sosial, kesehatan, atau masalah pekerjaan.

Dukung situs ini dengan membagikan artikel seputar hutan aokigahara ini di sosial mediamu!

 

(Penutup) Hutan Aokigahara

Demikianlah artikel singkat kita mengenai hutan aokigahara di Jepang. Semoga bermanfaat dan memberikan infomasi yang bermanfaat. Terima kasih atas perhatiannya, dan sampai jumpa lagi di artikel kita berikutnya.

Baca Juga : Makanan Khas Jepang 

Author : Mantan Guru SDIT Alhanif Cilegon dan Madrasah Ibtidaiyah Jamilurrahman Assalafy Yogyakarta

Partner : Contoh-Contoh.Com