Informasi : Pengertian, Fungsi dan Jenis

Informasi
Pengertian Informasi

Informasi – Kembali lagi di situs ilmu pengetahuan ID, media edukasi gratis untuk para pelajar di seluruh dunia, khususnya untuk para pelajar Indonesia. Sebagaimana judul yang telah kita lihat bersama, kali ini kita akan membahas lebih dalam dan mengenal apa yang dimaksud dengan “informasi” secara ilmiah. Bisa dibilang, memahami pengertian informasi lebih dalam akan menambah pemahaman kita mengenai sesuatu hal. Apakah hal tersebut merupakan suatu informasi, ataukah ilmu pengetahuan? Untuk lebih lanjut, mari langsung saja simak penjelasan di bawah ini.

Pengertian Informasi

Secara etimologi/bahasa, informasi berasal dari bahasa latin “informationem” yang berarti : konsep, ide, atau garis besar. Adapun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, informasi bisa berarti penerangan, pemberitahuan, kabar atau berita mengenai sesuatu.

Dari beberapa keterangan dan sumber yang membahas mengenai pengertian Informasi, dapat kita simpulkan bahwa informasi adalah sekumpulan data, baik berupa ucapan lisan, teks, audio, video, ekspresi, simbol, gerakan, dan hal-hal lainnya yang dapat ditafsirkan sehingga menghasilkan suatu pesan kepada si penerima informasi.

Adapun definisi atau pengertian Informasi menurut para ahli antara lain sebagai berikut:

a. Pengertian Informasi Menurut Raymond McLeod

Salah seorang penulis buku “Sistem Informasi Manajemen” yaitu Raymond McLeod berpendapat bahwa informasi adalah suatu data yang telah diolah ke dalam bentuk yang memiliki kandungan arti/makna bagi si penerima, dan memberikan manfaat (bagi si penerima informasi) dalam mengambil keputusan baik untuk saat ini, ataupun di masa mendatang.

b. Pengertian Informasi Menurut George R. Terry

George R. Terry adalah penulis kelahiran tahun 1909, yang terkenal dengan karya tulisnya dengan buku berjudul “Prinsip-Prinsip Manajemen”. Menurut beliau, Informasi adalah suatu bentuk data penting yang memberikan pengetahuan bermanfaat kepada para penerimanya.

c. Pengertian Informasi Menurut Jogiyanto, H.M.

Penulis buku “Analisis dan disain : sistem informasi; pendekatan terstruktur teori dan praktek aplikasi bisnis” Jogiyanto, H.M. berpendapat, Informasi yaitu hasil pengolahan data kedalam bentuk yang lebih bermanfaat bagi penerimanya, yang menggambarkan kejadian-kejadian nyata, untuk digunakan dalam pengambilan keputusan (yang tepat).

d. Pengertian Informasi Menurut Prof. Azhar Susanto

Prof. Azhar Susanto adalah guru besar bidang sistem informasi akuntansi pada Departemen Akuntansi FEB Unpad. Menurut beliau, informasi adalah suatu hasil pengolahan data yang memberikan arti/makna dan manfaat kepada para penerimanya.

 

Fungsi Informasi

Setelah mengenal dan mengetahui definisi/pengertian Informasi baik secara umum maupun menurut para pakar/ahli, kita juga perlu mengetahui beberapa fungsi Informasi sebagai berikut.

1. Menambah Pengetahuan/Wawasan Baru

Informasi bisa menjadi sebuah pengetahuan/wawasan baru bagi si penerima informasi. Contohnya, seseorang yang membaca artikel kesehatan mengenai seluk beluk protein. Sebelum membaca artikel tersebut, dirinya belum mengenal secara detail mengenai apa itu protein. Namun, setelah menelaah berbagai artikel mengenai protein, ia pun mulai faham, bagaimana proses penguraian protein di dalam tubuh, makanan apa saja yang menjadi sumber protein, serta fungsi protein bagi sel dan jaringan tubuh.

2. Menghilangkan Keraguan

Sedikitnya informasi/pengetahuan mengenai sesuatu hal, kerap menimbulkan keraguan di dalam diri. Dan untuk menghilangkan keraguan tersebut, seseorang membutuhkan informasi yang telah terverifikasi kebenarannya. Dengan penguasaan informasi yang benar, seseorang akan lebih mudah dalam mengambil keputusan yang tepat, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

3. Mempengaruhi/Menciptakan Imej Di tengah Masyarakat

Tidak hanya melalui media offline seperti koran dan majalah, penyampaian informasi melalui media online seperti media sosial, siaran televisi, radio, dan lain-lain, dapat mempengaruhi atau membentuk sebuah imej di tengah masyarakat. Misal, informasi dalam bentuk periklanan sebuah merk cat tembok. Promosi (informasi) disampaikan melalui media televisi dalam bentuk video iklan. Di dalamnya mengandung pesan bahwa cat tembok tersebut dapat bertahan selama 10 tahun. Dengan pengemasan video yang menarik dan meyakinkan, para penonton (mungkin) akan terpengaruh dan yakin bahwa produk cat tersebut memang benar-benar mampu bertahan selama 10 tahun. Inilah yang kami maksud dengan mempengaruhi masyarakat.

4. Sebagai Hiburan

Informasi yang dikemas dengan menarik dan profesional juga bisa menjadi sarana hiburan bagi yang menerimanya. Sebagai contoh, pemerintah ingin menyampaikan sebuah informasi mengenai “bahaya merokok bagi kesehatan tubuh”. Kemudian, pemerintah pun menugaskan tim ahli untuk memproduksi sebuah video animasi singkat yang mengandung pesan akan bahayanya rokok bagi kesehatan tubuh. Setelah melalui proses panjang, baik dari segi cerita, maupun desain grafis, video pun akhirnya jadi, dan di upload ke channel resmi pemerintah. Video tersebut pun mendapatkan banyak tanggapan positif mengenai pesan yang disampaikan, serta jalan cerita yang dihasilkan dari video tersebut. Tidak hanya menghibur para penonton, video yang dihasilkan pemerintah juga berhasil menyampaikan pesan/informasi akan bahayanya rokok bagi kesehatan tubuh.

 

Jenis-Jenis Informasi

Secara umum, informasi terbagi ke dalam 4 kategori pembagian sebagai berikut:

1. Informasi Ditinjau Berdasarkan Sifatnya

Dalam kategori ini, informasi terpecah ke dalam 3 jenis, yaitu:

a. Faktual : Jenis informasi yang dibangun atas dasar fakta kenyataan, serta dapat dibuktikan kebenarannya.

b. Opini/Konsep : Jenis informasi yang dihasilkan dari buah pemikiran/pendapat seseorang mengenai sesuatu.

c. Deksripsi : Jenis informasi dalam bentuk penjelasan detail tentang sesuatu hal apapun itu.

2. Informasi Ditinjau Berdasarkan Manfaatnya

Maksudnya adalah Informasi yang berguna untuk menambah pengetahuan si penerima_informasi. Informasi jenis ini biasanya mengandung pengetahuan baru yang sebelumnya tidak diketahui oleh si penerima informasi.

3. Informasi Ditinjau Berdasarkan Sektor Kehidupan

Informasi jenis ini mencakup banyak aspek yang masih berkaitan dengan kehidupan sosial manusia, seperti: informasi pendidikan, bisnis, kesehatan, olahraga, dan segala hal yang masih berhubungan dengan kehidupan sosial manusia.

4. Informasi Ditinjau Berdasarkan Lokasi Peristiwa

Informasi jenis ini mengandung pesan/pengetahuan/kabar yang berkaitan dengan suatu lokasi peristiwa. Secara garis besar informasi berdasarkan lokasi peristiwa terbagi menjadi 2 :

1) Informasi Domestik/Lokal,

2) Informasi Luar Negeri/Mancanegara.

 

Penutup

Demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai informasi. Mulai dari pengertiannya, fungsi-fungsinya, dan jenis-jenisnya. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca, khususnya para pelajar yang setia dengan situs ilmu pengetahuan. Tetap semangat belajar, raih cita-cita mulia dan taklukan dunia dengan ilmu pengetahuan!

Share artikel ini untuk membantu kami berkembang lebih baik lagi dalam menyajikan konten terbaik!

Author : Mantan Guru SDIT Alhanif Cilegon dan Madrasah Ibtidaiyah Jamilurrahman Assalafy Yogyakarta

Partner : Contoh-Contoh.Com

Keyword :

  • pengertian informasi menurut raymond mcleod
  • Pengertian informasi
  • Pengertian Informasi Menurut George R. Terry
  • Pengertian Informasi Menurut Prof. Azhar Susanto
  • Jenis-Jenis Informasi
  • Pengertian Informasi Lengkap
  • Jelaskan pengertian informasi