Ikan Salmon : Ciri, Jenis, dan Manfaatnya

Ikan Salmon
Ikan_Salmon : Ciri, Jenis, dan Manfaatnya

Kembali lagi di situs Ilmu Pengetahuan ID. Sebagaimana judul yang telah kita lihat bersama, edisi kali ini kita membahas seputar Ikan Salmon. Mulai dari ciri-cirinya, jenis-jenisnya, siklus hidup ikan_salmon, dan hal-hal lainnya seputar ikan_salmon. Untuk lebih jelasnya, kita bisa simak uraian selengkapnya di bawah ini.

 

Apa Itu Ikan Salmon ?

Ikan Salmon adalah jenis/spesies ikan yang berasal dari keluarga Salmonidae. Salmonidae adalah familia (keluarga) ikan bersirip kipas yang menghabiskan sebagian besar waktunya di air laut, namun kembali ke perairan air tawar hanya untuk melakukan proses reproduksi. Secara umum, ikan_salmon merupakan spesies anadromous. Itu artinya, ikan_salmon adalah jenis ikan yang melakukan proses migrasi dari perairan satu ke perairan lainnya, apabila telah memasuki masa reproduksi.

Baca Juga : Sungai Terpanjang Di Dunia

 

Ciri-Ciri Ikan Salmon

Sebagaimana hewan pada umumnya, ikan_salmon dapat kita kenali dengan beberapa ciri antara lain, sebagai berikut:

1. Salmon jantan dewasa umumnya memiliki panjang tubuh sekitar 84 cm. Sedangkan untuk yang betina, panjang tubuhnya biasanya sekitar 71 cm.

2. Secara umum, berat maksimal ikan salmon berkisar antara 2,5 kg sampai 7,7 kg. Namun untuk beberapa spesies, berat ikan_salmon dewasa bisa mencapai 10 kg (untuk Salmon Salar) dan 27 kg (untuk Salmon King).

3. Salmon hidup secara Anadromous. Yakni jenis ikan yang melakukan proses migrasi dari perairan satu ke perairan lainnya, apabila telah memasuki masa reproduksi.

4. Salmon dapat hidup di air tawar, muara, serta air laut, dan mampu bertahan di dalam air hingga kedalaman 250 meter.

5. Untuk pertumbuhan yang optimal, suhu/temperatur yang tepat bagi salmon adalah 25°C.

6. Salmon memiliki 11-16 sirip punggung lunak, dan 13-18 sirip anus lunak. Adapun tulang punggung dari ikan salmon berjumlah sekitar 56-67 buah.

 

Jenis-Jenis Ikan Salmon

Berdasarkan habitat wilayahnya, ikan salmon terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Salmon yang berasal dari wilayah laut pasifik dan salmon yang berasal dari wilayah laut atlantik. Dari dua jenis pembagian ini, masing-masingnya terbagi lagi ke dalam bentuk/jenis yang lebih spesifik. Lihat penjelasannya di bawah ini.

1. KING SALMON (SALMON DARI LAUT PASIFIK)

Sesuai namanya “King”, Ikan salmon jenis ini adalah yang terbesar di lautan pasifik. Ukuran dewasa jenis King Salmon ini biasanya sekitar 27 kg/ekornya. Selain dikenal dengan nama King Salmon, jenis Salmon Raja ini juga biasa disebut dengan Oncorhynchus Tshawytscha atau Chinook Salmon.  Selain memiliki ukuran tubuh yang super besar dikelasnya, salmon jenis ini juga merupakan yang terbaik dalam menghasilkan omega 3. Jenis King Salmon adalah penghasil omega 3 terbesar dalam spesies ikan_salmon.

2. IKAN SALMON ANJING (SALMON DARI LAUT PASIFIK)

Jenis yang kedua adalah Ikan Salmon Anjing. Jenis ini memiliki ciri fisik berwarna keungu-unguan yang mirip seperti kulit manusia saat mengalami lebam. Untuk ukuran dewasanya, jenis Salmon Anjing ini biasa mencapai berat sekitar 7 kg/ekornya. Berbicara soal kandungan lemak, jenis Salmon Anjing ini adalah yang terbaik dikelasnya. Sebab, jumlah lemak yang terdapat di dalam Salmon Anjing cenderung lebih sedikit, bila dibandingkan dengan jumlah lemak yang terdapat di dalam jenis Salmon lainnya.

3. IKAN SALMON PERAK (SALMON DARI LAUT PASIFIK)

Ikan Salmon Perak / Silver Salmon juga biasa disebut dengan nama Coho Salmon, ataupun Oncorhynchus Kisutch. Jenis salmon ini biasanya memiliki daging berwarna merah terang dan kulit berwarna khas perak, sesuai dengan namanya “Salmon Perak”. Lebih ringan dari Salmon Anjing, jenis Salmon Perak dewasa biasanya memiliki berat sekitar 5,5 kg/ekornya.  Salmon Perak sangat populer di Puget Sound (Teluk Besar di wilayah Samudera Pasifik). Kita bisa dengan mudah menemukan salmon jenis ini di pasar ikan, terlebih lagi saat memasuki bulan oktober.

4. RAINBOW TROUT SALMON (SALMON DARI LAUT PASIFIK)

Rainbow Trout Salmon atau Ikan Salmon Pelangi adalah jenis salmon yang berasal dari wilayah laut pasifik. Selain sulit ditemukan, salmon jenis ini juga tergolong sulit untuk ditangkap. Salmon Pelangi ini juga dikenal dengan nama SteelHead. Ukuran dewasanya biasa mencapai berat sekitar 4 kg/ekornya. Sebagian besar waktu dari Salmon Pelangi dihabiskan di perairan air dingin wilayah Samudera Pasifik.

5. IKAN SALMON PESISIR (SALMON DARI LAUT PASIFIK)

Ikan salmon jenis ini bukan hanya lebih kecil dari jenis Salmon King, dan Salmon Anjing, tapi juga lebih kecil dari Salmon Perak yang biasanya tumbuh sekitar 4 kg/ekor. Salmon Pesisir dewasa biasanya memiliki berat sekitar 2,7 kg/ekor. Salmon pesisir biasanya lebih suka memilih sungai kecil yang tinggi oksigen, serta jernih, sebagai tempat bereproduksi. Bukan hanya dikenal dengan nama Salmon Pesisir (Cutthroat Trout), salmon jenis ini juga biasa disebut dengan Oncorhynchus Clarki. Salmon jenis ini bisa kita temui di wilayah perairan air dingin, di sekitar Pegunungan Rocky, Great Basin Amerika Utara, dan di wilayah Samudera Pasifik.

6. IKAN SALMON MERAH MUDA (SALMON DARI LAUT PASIFIK)

Berbeda dengan ikan salmon pelangi yang cenderung sulit untuk ditangkap, Salmon Merah Muda biasanya cukup mudah untuk ditangkap. Sesuai dengan namanya “merah muda”, salmon jenis ini juga memiliki warna daging yang merah muda pula. Ketika Salmon Merah Muda betina memasuki masa bertelur, maka akan muncul punuk di atas punggung mereka (para betina). Selain dikenal dengan nama Salmon Pink (Merah Muda), salmon jenis ini juga biasa disebut dengan Humpback Pink Salmon, Bungkuk Salmon, dan Humpies. Salmon Merah Muda dewasa biasanya memiliki berat sekitar 2,5 kg/ekornya.

7. RED SALMON (SALMON DARI LAUT PASIFIK)

Selain dikenal dengan nama Red Salmon (Ikan Salmon Merah), jenis ini juga biasa disebut dengan Kokanee. Sesuai dengan namanya, Salmon jenis ini memiliki warna tubuh merah tua dan daging yang berwarna merah, serta oranye. Ikan ini dapat kita temui dengan mudah di wilayah perairan Samudera Pasifik. Berat Salmon Merah dewasa biasanya sekitar 2,5 kg/ekornya. Ikan ini kaya akan kandungan omega 3 dan lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung.

8. SALMO SALAR (SALMON DARI LAUT ATLANTIK)

Salmo Salar adalah satu-satunya spesies ikan salmon yang hidup di wilayah perairan Samudera Atlantik. Panjang Salmon Dewasa jenis ini biasanya sekitar 28-30 inchi/ekornya. Sedangkan bobot/beratnya sekitar 10 kg/ekornya.

 

Siklus Hidup Ikan Salmon

Perairan air tawar, yakni : sungai, merupakan jejak awal kehidupan seekor ikan salmon. Induk salmon biasanya akan menelurkan ratusan calon salmon di wilayah perairan sungai. Beberapa jenis salmon lebih suka memilih sungai yang jernih, kecil dan kaya akan kandungan oksigen. Telur-telur salmon biasanya akan menetas sekitar bulan November. Dan para “bayi” salmon yang baru saja lahir/menetas biasa disebut dengan istilah Alevin.

Biasanya, anak-anak ikan salmon (Alevin) ini suka membaur dengan kerikil-kerikil di dasar sungai. Mereka bertahan hidup dengan cara mengkonsumsi plankton yang mereka temui di perairan sungai. Apabila Alevin telah sampai pada fase ini, biasanya ukuran tubuh mereka telah berkembang sekitar sebesar ukuran telapak tangan orang dewasa. Dan telah memiliki sebutan baru yang biasa dinamakan Fry.

Waktu terus berjalan, Fry yang sebelumnya hanya berkutat di wilayah perairan sungai kini telah siap untuk melakukan ekspedisi yang sesungguhnya di wilayah laut. Sebelum sampai di lautan, Fry terlebih dahulu melewati perjalanan panjang sungai menuju muara, yang penuh dengan rintangan dan marabahaya. Beragam predator pemangsa Fry seperti : Beruang, Singa Laut, Anjing Laut, Burung, dan lainnya, telah siap mengancam dan mengeliminasi para Fry yang bergerak menuju laut. Dan dari sekian ratus anak ikan salmon (per-induk) yang lahir di sekitar bulan November, hanya sebagian kecil saja yang berhasil bertahan hingga masuk ke wilayah perairan laut, dan berkembang menjadi salmon_dewasa.

Apabila telah memasuki masa reproduksi, gerombolan ikan_salmon akan bergerak secara berjamaah ke wilayah perairan air tawar (sungai). Dan akan menelurkan kembali, ratusan calon salmon sebagaimana yang telah kita jelaskan di awal siklus barusan.

 

Manfaat Ikan Salmon Bagi Kesehatan Tubuh

Sudah bukan rahasia lagi, bahwa ikan_salmon sangat kaya akan kandungan nutrisi yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Berikut di bawah ini adalah manfaat atau khasiat ikan salmon bagi kesehatan tubuh. Berikut selengkapnya:

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan lemak tak jenuh pada salmon berkhasiat dalam menjaga kesehatan jantung

2. Meningkatkan Kinerja dan Fungsi Otak

Sebagaimana telah kita jelaskan sebelumnya, bahwa salah satu kandungan utama yang terdapat di dalam salmon adalah Omega 3. Kandungan omega 3 tersebut diyakini oleh para pakar kesehatan mampu meningkatkan kinerja serta fungsi otak. Bahkan tidak hanya itu, sifat anti inflamasi yang dimiliki Omega 3 mampu meredakan peradangan, serta melindungi sistem saraf dari stress oksidatif. Dan satu lagi, jika kamu membutuhkan nutrisi otak untuk meningkatkan daya ingat, mengkonsumsi ikan salmon bisa jadi merupakan salah satu solusi terbaik yang bisa kamu terapkan. Sebab kandungan Omega 3 yang terdapat di dalam salmon terbukti berkhasiat dalam meningkatkan daya ingat.

3. Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Kandungan Omega 3 di dalam ikan salmon tidak hanya berkhasiat dalam meningkatkan kinerja dan fungsi otak. Lebih dari pada itu, Omega 3 yang terdapat pada ikan_salmon telah terbukti secara medis mampu menghambat pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.

4. Menjaga Kesehatan Kulit

Tapi tunggu dulu, bila kamu benar-benar ingin mendapatkan hasil yang maksimal untuk kesehatan kulitmu, sangat disarankan agar memilih ikan salmon liar (bukan hasil budidaya). Sebab, kandungan Omega 3 yang terdapat pada salmon liar jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan Omega 3 yang dihasilkan oleh salmon budidaya. Sehingga, untuk mendapatkan hasil yang sempurna, memilih salmon liar sebagai sumber Omega 3 adalah pilihan yang terbaik untuk menjaga kesehatan kulit.

 

Penutup Materi Seputar Ikan Salmon

Demikianlah pembahasan kita kali ini seputar ikan salmon. Semoga bermanfaat dan membantu menjawab keingintahuan para pembaca seputar seluk beluk ikan_salmon. Terimakasih atas perhatiannya dan sampai jumpa pada pembahasan ilmiah lainnya.

Bagikan artikel ini ke sosial mediamu, agar orang-orang juga tahu apa yang kamu ketahui, mari kita bagi hal bermanfaat ke semua orang 🙂

Author : Mantan Guru SDIT Alhanif Cilegon dan Madrasah Ibtidaiyah Jamilurrahman Assalafy

Partner : Contoh-Contoh.Com