Mutasi : Penyebab, Jenis, dan Dampaknya

mutasi

 

Penyebab Mutasi

Setelah mengetahui berbagai macam mutasi yang dapat terjadi pada makhluk hidup, menurut Anda, apakah penyebab mutasi_tersebut? Mutasi dapat disebabkan oleh banyak hal, antara lain oleh radiasi, iradiasi, dan bahan kimia. Zat atau gen yang menyebabkan_mutasi ini disebut mutagen.

 

Jenis-Jenis Mutasi

Berdasarkan cara terjadinya mutasi, mutasi dapat dibedakan atas mutasi_spontan dan mutasi_induksi. Secara mendasar, hasil mutasi_spontan dan mutasi_induksi tidak terdapat perbedaan. Keduanya tetap dapat menimbulkan variasi genetik.

1. Mutasi Spontan

Mutasi spontan adalah_mutasi yang terjadi secara spontan di alam, tanpa campur tangan manusia. Oleh karena itu, mutasi_spontan disebut juga mutasi alami. Penyebab mutasi alami bermacam-macam, antara lain disebabkan oleh radiasi sinar kosmis, radiasi radioaktif alam, sinar ultraviolet, dan kesalahan genetika. Meskipun mutasi_dapat menyebabkan kelainan atau penyakit terhadap individu penderitanya, beberapa mutasi dapat juga menjadi sumber adanya variasi dalam populasi. Variasi dalam populasi sangat penting sebagai mekanisme evolusi. Individu hasil mutasi_(mutan) umumnya memiliki sifat resesif, steril (mandul), bahkan bersifat letal. Mutan yang dapat bertahan hidup dan menghasilkan keturunan adalah mutan yang dapat beradaptasi dengan lingkungannya. Jika hal ini terjadi, variasi baru telah terbentuk dalam populasi. Variasi yang membantu individu beradaptasi dengan lingkungan secara baik melalui mekanisme spesiasi dapat membentuk individu baru. Hal ini dipercaya sebagai jawaban banyaknya macam spesies dan variasi di muka bumi. Mutasi_, variasi, serta hubungannya dengan evolusi dapat Anda pelajari dalam bab selanjutnya.

2. Mutasi_Induksi

Mutasi induksi adalah mutasi hasil induksi dan dibuat secara sengaja oleh manusia. Mutasi_ini disebut juga_mutasi buatan. Mutasi_jenis ini sengaja dilakukan menggunakan mutagen, seperti mutagen fisika dan kimia. Pelopor_mutasi buatan ini diawali oleh penelitian H.J. Muller pada 1927. Muller meneliti pengaruh radiasi terhadap lalat buah (Drosophila). Ia meradiasi lalat buah dengan sinar X radiasi tinggi dan menemukan bahwa radiasi meningkatkan kejadian_mutasi. Dari hal tersebut diketahui bahwa radiasi menyebabkan perubahan molekul-molekul gen. Bahan mutagen yang sering digunakan dapat dibedakan menjadi dua, yakni mutagen kimia dan mutagen fisika. Mutagen kimia pada umumnya berasal dari senyawa alkil (agen akil), analog basa, gas metan, asam nitrat, dan kolkisin. Adapun mutagen fisika dapat berupa radiasi ultraviolet, sinar-X, radiasi gamma, radisi beta, radiasi neutron dan elektron.

 

Dampak Mutasi

Manusia dengan kemajuan teknologinya telah berhasil membuat berbagai produk. Disadari atau tidak, produk-produk tersebut dapat menjadi pemicu_mutasi. Berbagai barang, makanan, obat-obatan, dan sinar matahari dapat menjadi faktor penyebab_mutasi. Terlebih lagi dengan adanya bom nuklir, limbah radioaktif, dan berbagai bahan pencemar lainnya. Beberapa penyakit kanker diduga kuat disebabkan oleh mutagen- mutagen di lingkungan sekitarnya. Seperti yang Anda ketahui, tidak semua hasil mutasi merugikan. Mutan yang dapat hidup dan dapat beradaptasi dengan lingkungannya merupakan sumber variasi makhluk hidup. Adakah dampak lain mutasi_yang menguntungkan? Berikut adalah penjelasan mengenai_mutasi yang menguntungkan dan mutasi_yang merugikan.

1. Mutasi_yang Menguntungkan

Manusia menyadari bahwa pada beberapa kasus mutasi, dapat menguntungkan bagi manusia. Oleh karena itu, manusia berusaha mencari cara mendapatkan mutan-mutan dengan sifat yang diinginkan dan mengembangkannya. Poliploidi pada tanaman merupakan salah satu contoh_mutasi yang menguntungkan. Tanaman poliploid dianggap menguntungkan karena memiliki buah besar, tidak berbiji, dan produktivitasnya tinggi. Oleh karena itu, manusia berusaha mengembangkan tanaman poliploid dengan sifat-sifat unggul tersebut. Pada hewan, umumnya_mutasi bersifat letal dan membahayakan individu. Akan tetapi, mutasi_terhadap hewan masih dapat dimanfaatkan dalam penelitian-penelitian mengenai kanker, untuk mengetahui penyebabnya serta cara pengobatannya. Beberapa mutagen digunakan manusia untuk menghasilkan mutan-mutan tumbuhan maupun hewan, seperti kolkisin, digitosin, dan sinar radioaktif. Beberapa tanaman mutan dengan sifat unggul juga telah dihasilkan oleh Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN). Pemuliaan_mutasi di BATAN ini telah berlangsung sejak 1970 dan telah menghasilkan beberapa varietas unggul, seperti pada tabel berikut.

 

Mutasi : Penyebab dan Dampaknya
Mutasi : Penyebab dan Dampaknya

2. Mutasi yang Merugikan

Mutasi yang merugikan telah banyak Anda ketahui. Banyak mutasi_yang bersifat letal, menyebabkan kelainan, penyakit, kemandulan, dan lain-lain. Secara umum, mutasi_yang merugikan dapat dibedakan atas_mutasi yang tidak diwariskan dan diwariskan. Pada mutasi_yang tidak diwariskan, kelainan atau penyakit akibat_mutasi tersebut hanya terjadi pada satu individu dan tidak diwariskan kepada keturunannya. Hal tersebut dapat terjadi karena individu tersebut mati atau steril (mandul). Jika mutasi_tersebut dapat diwariskan maka kelainan atau penyakit hasil mutasi_dapat selalu muncul pada populasi dan dapat mengubah gen-gen dalam populasi.

 

DAFTAR PUSTAKA
Mudah dan Aktif Belajar Biologi 3 : untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam / penulis, Rikky Firmansyah, Agus Mawardi Hendrawan, M. Umar Riandi penyunting, Dadan Nugraha, Andri Nurdiansyah. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.