Hadits Tentang Haji dan Keutamaannya

hadits tentang haji

Hadits Tentang Haji – Alhamdulillah Ash-Shalatu Wassalaamu ‘Alaa Muhammad Wa ‘Alaa Aalihi Wa Sohbihi Ajma’in. Kembali lagi dengan situs Ilmu Pengetahuan ID. Seperti judul yang terpampang di atas, berikut hadits yang akan kita hadirkan di bawah ini sepenuhnya berkaitan dengan ibadah haji. Semoga dengan untaian hadits ini dapat menambah keimanan, serta memperluas khazanah islamiyyah yang kita miliki. Baca Juga : Hadits Tentang Musik

 

Hadits Tentang Haji #1

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اَلْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالْحَجُّ الْمَبْرُوْرُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Umrah ke umrah adalah penghapus dosa antara keduanya. Dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya melainkan Surga. (Muttafaqun ‘Alaih).

Mengenai kalimat “Dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya melainkan Surga” Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan. Maksudnya adalah, seorang haji yang mabrur tidak hanya dihapuskan sebagian kesalahannya, melainkan seorang haji yang mabrur memang sangat layak untuk masuk ke dalam surga. (Lihat syarah shahih muslim, 9/119).

 

Hadits Tentang_Haji #2

Ummul Mukminin ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha berkata:

يَا رَسُولَ اللَّهِ ، نَرَى الْجِهَادَ أَفْضَلَ الْعَمَلِ ، أَفَلاَ نُجَاهِدُ قَالَ « لاَ ، لَكِنَّ أَفْضَلَ الْجِهَادِ حَجٌّ مَبْرُورٌ

“Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kami melihat bahwa jihad adalah amalan yang paling afdhol. Apakah tidak boleh kami ikut berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: Tidak. Jihad yang paling utama adalah haji yang mabrur”.(Hadits Riwayat Bukhari no. 1520).

 

Hadits Tentang Haji #3

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ حَجَّ لِلَّهِ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ

“Barangsiapa yang melaksanakan ibadah haji karena Allah, kemudian dia tidak mengucapkan kata-kata yang keji atau kotor dan tidak berbuat kefasikan, maka dia akan kembali (bersih) sebagaimana hari ketika ibunya melahirkannya”. (Hadits Riwayat Al-Bukhari dan Muslim).

 

Hadits_Tentang Haji #4

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَاً

“Islam dibangun atas lima perkara; bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan salat, menunaikan zakat, melaksanakan ibadah haji, dan berpuasa di bulan Ramadan. (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim).

 

Hadits Tentang Haji #5

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

تَابِعُوْا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوْبَ، كَمَا يَنْفِي الْكِيْرُ خَبَثَ الْحَدِيْدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ، وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُوْرَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ.

““Iringilah antara ibadah haji dan umrah karena keduanya menghilangkan kefakiran dan dosa, sebagaimana alat peniup api menghilangkan kotoran (yakni: karat) besi, emas dan perak. Dan tidak ada balasan bagi haji yang mabrur melainkan Surga. (Sanad Hadits Shahih: [Shahiihul Jaami’ (no. 2901)], Sunan at-Tirmidzi (II/153, no. 807), Sunan an-Nasa-i (V/115).

 

Hadits Tentang_Haji #6

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُبَاهِى مَلاَئِكَتَهُ عَشِيَّةَ عَرَفَةَ بِأَهْلِ عَرَفَةَ فَيَقُولُ انْظُرُوا إِلَى عِبَادِى أَتَوْنِى شُعْثاً غُبْراً

“Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla berbangga kepada para malaikatNya pada sore hari arafah dengan (kondisi) orang-orang di arafah. Lalu berkata: Lihatlah keadaan hambaKu, mereka mendatangiku dalam keadaan kusut dan berdebu. (Hadits Riwayat Ahmad 7288 dan dishahihkan oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani).

 

Hadits Tentang Haji #7

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْغَازِى فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ وَفْدُ اللَّهِ دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ

“Orang yang berperang di jalan Allah, dan orang yang berhaji, serta orang yang berumroh adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, mereka pun memenuhi panggilanNya. Apabila mereka meminta kepada Allah, niscaya Allah akan memberi mereka (yakni: mengabulkan permintaan mereka)” (Hadits Riwayat Ibnu Majah no 2893. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

 

Hadits Tentang_Haji #8

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ فَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمُ الْحَجَّ فَحُجُّوْا، فَقَالَ رَجُلٌ: أَكُلَّ عَامٍ، يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ فَسَكَتَ، حَتَّىٰ قَالَهَا ثَلاَثاً، ثُمَّ قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : لَوْ قُلْتُ نَعَمْ، لَوَجَبَتْ، وَلَمَا اسْتَطَعْتُمْ. ثُمَّ قَالَ: ذَرُوْنِي مَا تَرَكْتُكُمْ، فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِكَثْرَةِ سُؤَالِهِمْ وَاخْتِلاَفِهِمْ عَلَىٰ أَنْبِيَائِهِمْ، فَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِشَيْءٍ فَأْتُوْا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ، وَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ شَيْءٍ فَدَعُوْهُ.

“Wahai manusia, telah diwajibkan atas kalian ibadah haji, maka berhajilah” Lalu berkata seorang lelaki, “Apakah setiap tahun, wahai Rasulullah?” Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam diam. Hingga orang tersebut mengatakannya tiga kali. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Andaikata aku menjawab iya, niscaya akan menjadi suatu kewajiban dan niscaya kalian tidak akan mampu (melaksanakannya).” Kemudian beliau bersabda, “Biarkanlah aku sebagaimana aku membiarkan kalian. Sesungguhnya yang membinasakan orang-orang sebelum kalian adalah banyak bertanya dan banyak berselisih dengan Nabi mereka. Apabila aku memerintahkan sesuatu kepada kalian, maka kerjakanlah semampu kalian. Dan jika aku melarang kalian dari sesuatu, maka tinggalkanlah hal tersebut.” (Sanad Hadits Shahih: [Mukhtashar Shahiih Muslim (no. 639)], Shahih Muslim (II/970, no. 1337), Sunan an-Nasa-i (5/110).

 

Hadits Tentang Haji #9

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

هَذِهِ عُمْرَةٌ اسْتَمْتَعْنَا بِهَا، فَمَنْ لَمْ يَكُنْ عِنْدَهُ الْهَدْيُ فَلْيَحِلَّ الْحِلَّ كُلَّهُ، فَإِنَّ الْعُمْرَةَ قَدْ دَخَلَتْ فِي الْحَجِّ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

“Ini adalah ibadah umrah yang kita menikmatinya. Barangsiapa yang tidak memiliki hewan kurban, maka hendaknya ia bertahallul secara keseluruhan. Karena ibadah umrah itu telah masuk kepada ibadah haji hingga hari Kiamat. (Hadits Riwayat Muslim).

 

Keutamaan Ibadah Haji Yang Mabrur

Berdasarkan hadits yang telah kita sampaikan di atas, terdapat beberapa keutamaan ibadah haji yang mabrur, yakni sebagai berikut:

1. Ganjaran surga bagi yang melaksanakan haji dengan ikhlas dan memenuhi syarat-syarat haji yang mabrur.

2. Ibadah haji adalah ibadah yang paling afdhol (utama).

3. Membersihkan diri dari dosa dan kembali suci sebagaimana hari dimana ibu kita melahirkan kita.

4. Memperoleh ganjaran pahala sebagaimana melaksanakan ibadah jihad.

5. Menjadi tamu Allah dan segala permintaan akan dikabulkan.

6. Menghilangkan Dosa dan Kefaqiran.

 

Penutup

Itulah beberapa hadits tentang haji yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan memberi banyak faedah bagi kehidupan kita bersama. Terima kasih atas perhatiannya dan jazakumullah khoiron katsiron.

Ingin pahala jariyah? Share artikel ini ke sosial mediamu

Partner : Contoh-Contoh.Com

Editor : Alumni Ma’had Jamilurrahman Assalafy, Bantul, Yogyakarta.