Pranata Sosial

Pranata Sosial
Pranata Sosial

Pranata Sosial

Pranata sosial merupakan aturan main yang ada di masyarakat. Apabila tidak ada aturan main, tentunya setiap individu dapat berbuat semaunya sendiri dan semena-mena terhadap orang lain. Pranata sosial atau aturan main yang ada di masyarakat tidaklah sama, ada yang tertulis secara hukum formal, ada juga yang tidak tertulis. Sifatnya ada yang berlaku khusus dalam keluarga, tetapi ada pula yang berlakunya hanya pada masyarakat. Secara umum, pranata sosial ada agar masyarakat menyadari akan jati dirinya sehingga tercapai ketertiban dan ketentraman dalam kehidupan.
Pranata sosial berasal dari bahasa Inggris, yaitu social institution. Perbedaan istilah ini dikarenakan masing-masing pengguna memberikan tekanan yang tidak sama. Penggunaan istilah pranata di sini menekankan terdapatnya aturan main tentang berbagai kebutuhan hidup di masyarakat yang tidak sama.
Kata sosial dalam pranata sosial dimaksudkan untuk menegaskan bahwa pranata apapun tidak ada dalam masyarakat dengan sendirinya dan tidak ada yang terlepas dari manusia. Pranata dibentuk, dipertahankan, dan diubah hanya oleh manusia. Pranata dapat mempengaruhi cara berpikir, bertindak, bahkan perasaan manusia.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pranata adalah seperangkat aturan yang berkisar sekitar kegiatan atau kebutuhan sosial tertentu. Untuk lebih jelasnya, berikut ini dikemukakan beberapa pengertian tentang pranata sosial menurut beberapa tokoh. Cermatilah.

1) Koentjaraningrat
Pranata sosial adalah suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat kepada aktivitas untuk memenuhi kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat.

2. Summer

Pranata sosial adalah perbuatan, cita-cita, sikap, dan perlengkapan kebudayaan yang mempunyai sifat kekal serta yang bertujuan untuk memenuhi kehidupan.

3. Soerjono Soekanto

Pranata sosial merupakan himpunan dari norma segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok di dalam kehidupan masyarakat.

4. Bruce J. Cohen

Pranata sosial adalah sistem pola-pola sosial yang tersusun rapi dan relatif permanen serta mengandung perilaku-perilaku tertentu yang kokoh dan terpadu demi kepuasan dan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

Fungsi dan Ciri Pranata Sosial

Pranata sosial sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat. Setiap pranata akan memberikan sumbangan agar masyarakat berada dalam keadaan tertib. Apa yang terjadi apabila di masyarakat tidak ada pranata sosial? Kemukakan pendapatmu!

1. Fungsi Pranata Sosial
Fungsi pranata sosial dapat digolongkan dalam dua pertimbangan, yaitu:

a. Disadari atau Tidaknya Suatu Pranata oleh Masyarakat
Berdasarkan pertimbangan ini, pranata sosial dibedakan lagi menjadi dua bagian, yaitu:

1) Fungsi nyata (manifest function)
Artinya, fungsi ini disadari oleh masyarakat secara keseluruhan. Misalnya, fungsi melanjutkan keturunan dan fungsi untuk mendidik anak dalam pranata keluarga.

2) Fungsi tersembunyi (latent function)
Artinya, fungsi pranata sosial yang tidak disadari oleh masyarakat atau hanya didasari oleh orang-orang tertentu saja. Misalnya, fungsi pengendalian sosial yang dimiliki oleh pranata keluarga.

b. Positif atau Tidaknya Kontribusi Pranata Sosial bagi Kelangsungan Hidup Bermasyarakat
Berdasarkan pertimbangan ini, pranata sosial dibedakan lagi menjadi dua, yaitu:

1) Pranata sosial yang bersifat fungsional
Artinya, pranata sosial tersebut ikut mendukung akan kelangsungan hidup masyarakat.

2) Pranata sosial yang bersifat disfungsional
Artinya, pranata sosial yang merugikan kelangsungan hidup masyarakat.

2. Ciri Pranata Sosial
Pranata sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

a) Tiap-tiap pranata memiliki simbol tersendiri yang dapat dibatasi sebagai tanda yang memiliki makna, contohnya cincin kawin.
b) Pranata sosial usianya lebih panjang daripada usia orang-orang yang membentuknya, contohnya usia bahasa, usia bendera kebangsaan.
c) Setiap pranata sosial memiliki nilai-nilai tersendiri atau ideologi tersendiri, contohnya pranata pendidikan.
d) Setiap pranata sosial memiliki tata tertib dan tradisi, baik yang tertulis maupun yang tidak, contohnya dalam pranata keluarga.
e) Pranata sosial memiliki perlengkapannya sendiri, baik prasarana maupun sarana, contohnya dalam pranata pendidikan (sekolah).

Jenis-Jenis Pranata Sosial

Berikut ini akan diuraikan mengenai beberapa pranata sosial dalam keluarga dan kehidupan sehari-hari. Cermatilah.

1. Pranata Keluarga

Pranata keluarga mempunyai fungsi untuk mempertahankan kelangsungan hidup masyarakat. Misalnya, untuk melanjutkan keturunan, afeksi, dan sosialisasi.

Selain itu, pranata keluarga mempunyai fungsi nyata sebagai berikut:
a) mengatur masalah hubungan seksual secara sah (halal) dalam melanjutkan keturunan;
b) perawatan anak-anak;
c) hubungan persaudaraan, darah, dan kekerabatan; dan
d) berbagai macam organisasi kekeluargaan.

Selain fungsi nyata, dalam pranata keluarga pun terdapat fungsi tersembunyi, yaitu:
a) mengatur masalah ekonomi;
b) melaksanakan pengendalian sosial terhadap anggota keluarga;
c) untuk mewariskan gelar kebangsaan; dan
d) untuk melindungi anggota keluarga.

2. Pranata Ekonomi

Perlu kamu ketahui bahwa semua masyarakat mempunyai pranata. Intuisi ekonomi berpusat pada masalah produksi, distribusi, dan konsumsi. Fungsi pranata ekonomi adalah mengatur proses produksi, distribusi, dan pemakaian barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup bermasyarakat.
Dalam pranata ekonomi, distribusi, produksi, dan konsumsi merupakan tiga fungsi nyata. Sedangkan, fungsi tersembunyinya adalah dalam proses produksi, terutama kadang terjadi pengrusakan terhadap lingkungan, begitu juga dalam proses konsumsi.

3. Pranata Politik

Pranata politik menurut Kamanto Soenarto, merupakan badan yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang. Pranata politik merupakan intuisi atau pranata yang mempunyai kegiatan dalam suatu negara yang berkaitan dengan proses untuk menentukan dan melaksanakan tujuan negara, dalam hal ini pemerintah suatu negara.

Dalam pranata politik terdapat fungsi nyata sebagai berikut:
a) untuk memelihara ketertiban yang ditimbulkan dari dalam;
b) untuk menjaga dan memelihara keamanan karena pengaruh luar; dan
c) untuk meningkatkan kesejahteraan umum.
Selain itu, pranata politik mempunyai fungsi yang tersembunyi, yaitu sebagai salah satu kriteria untuk membuat stratifikasi sosial.

4. Pranata Pendidikan

Pranata pendidikan adalah suatu pranata yang menangani masalah atau proses sosialisasi yang intinya mengantarkan seseorang kepada suatu kebudayaan. Lembaga atau pranata pendidikan lahir ketika kebudayaan mulai menjadi kompleks sehingga dipandang perlu tentang pewarisan kebudayaan dan pengetahuan yang tidak bisa dilakukan dalam lingkungan keluarga, terutama mengenai pewarisan pendidikan formal. Adapun fungsi nyata dalam pranata ini adalah:

a) mempersiapkan generasi penerus untuk kehidupannya kelak;
b) menolong individu dalam mengembangkan potensi dirinya;
c) pewarisan kebudayaan;
d) untuk meningkatkan cita rasa keindahan para siswa; dan
e) untuk meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani masyarakat.
Sedangkan, salah satu fungsi tersembunyinya adalah menjadi saluran atau sarana mobilitas sosial dalam masyarakat.

5. Pranata Agama

Menurut Emile Durkheim, agama adalah suatu sistem terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal-hal suci dan mempersatukan semua penganutnya dalam suatu komunitas moral yang dinamakan umat. (Sosiologi I untuk Kelas 2 SMU, Drs. Taufik Rohman Dhohiri).
Agama melalui kitab sucinya berupaya untuk memberikan petunjuk arahan kepada manusia dalam menjalankan roda kehidupannya, juga memberikan arahan bagaimana supaya dapat selamat di dunia dan akhirat.
Untuk itulah, agama menjadi salah satu aspek kehidupan semua kelompok sosial dan merupakan fenomena yang menyebar mulai dari bentuk perkumpulan manusia (kelompok), dalam ruang lingkup yang bersifat agamis. Adapun fungsi nyata dari agama adalah sebagai berikut:

a) Menyangkut pola keimanan yang menentukan sifat hubungan antara manusia secara vertikal dengan Tuhan Yang Maha Esa.
b) Ritual yang merupakan realisasi dari pola keimanan.
c) Menyatukan para pemeluknya dalam satu ikatan.
d) Tempat pengendalian negara secara aktual.

Adapun fungsi tersembunyi dari pranata agama adalah terciptanya kondisi lingkungan yang agamis, yaitu lingkungan yang berusaha dan berserah diri kepada Tuhan YME, mensyukuri apa yang diperoleh dan digunakan sebagai bekal beribadah kepada Tuhan YME.
Itulah pranata-pranata yang ada di masyarakat. Secara umum, pranata tersebut mengatur hubungan antara manusia dengan manusia, dan juga mengatur hubungan antara manusia sebagai makhluk dengan Tuhan YME sebagai khalik (pencipta). Tanpa adanya pranata sosial sudah dipastikan manusia akan kehilangan jati dirinya dan akan hidup layaknya hewan, makhluk yang tak bermoral.

DAFTAR PUSTAKA

Sudut Bumi IPS Terpadu : untuk SMP dan MTs Kelas VIII/penulis, Kurtubi ; penyunting Tim  Guru IPS Internal Al  kautsar⁄[  et al]. • Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009 .