Pembangunan Berkelanjutan : Hakikat dan Ciri

 

Pembangunan Berkelanjutan
Pembangunan Berkelanjutan

Pembangunan Berkelanjutan

Pembangunan merupakan upaya sadar dalam mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan. Penggunaan sumber daya alam harus serasi dengan lingkungan hidup. Pada hakikatnya, pembangunan adalah mengolah sumber daya alam untuk berbagai kepentingan atau kebutuhan masyarakat. Pembangunan fisik memanfaatkan sumber daya alam atau lingkungan. Pembangunan harus mempertimbangkan daya dukung sumber daya alam yang ada. Bila pengolahan melebihi daya dukungnya maka akan terjadi kerusakan lingkungan. Kelestarian daya dukung lingkungan memungkinkan dapat dilakukannya pembangunan secara berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan adalah upaya sadar dan terencana yang memadukan lingkungan hidup termasuk sumber daya ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan, kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan.

Pembangunan dilaksanakan secara berkelanjutan, artinya pembangunan akan terus ada dan berkesinambungan tanpa mengenal adanya pergantian pemerintahan. Pembangunan dilaksanakan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pembangunan yang mengolah lingkungan maksudnya adalah dalam pembangunan itu harus memerhatikan lingkungan hidup sehingga pembangunan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

 

1. Hakikat Pembangunan Berkelanjutan

Menurut Emil Salim, ada lima hal penting yang harus dikembangkan dalam hakikat pembangunan berkelanjutan (berwawasan lingkungan hidup) secara terus-menerus, yaitu sebagai berikut.

a. Sikap Kerja Saling Membutuhkan
Pembangunan berkelanjutan harus menumbuhkan sikap kerja berdasarkan kesadaran saling membutuhkan satu sama lain. Dalam pembangunan berkelanjutan harus ada sikap kerja saling membutuhkan sehingga tidak ada ego sektor (menganggap suatu sektor paling penting) sehingga terjadi keselarasan dalam pembangunan.

b. Keserasian Kebutuhan dengan Kemampuan Lingkungan Hidup
Pembangunan berkelanjutan memiliki kemampuan untuk kebutuhan dengan kemampuan atau daya dukung lingkungan untuk menghasilkan barang dan jasa. Kebutuhan masyarakat selalu meningkat seiring dengan kemajuan dan pertumbuhan penduduk. Dalam pembangunan berkelanjutan dituntut kemampuan untuk mengendalikan atau menyelaraskan antara kebutuhan dengan potensi yang dimiliki lingkungan hidup sehingga pembangunan harus dapat menjaga kelangsungan hidup atau keberadaan suatu lingkungan hidup.

c. Sumber Daya Manusia Mampu Menanggapi Tantangan
Pembangunan berkelanjutan berfungsi untuk mengembangkan sumber daya manusia yang mampu menanggapi tantangan pembangunan tanpa merusak lingkungan hidup. Dalam pelaksanaan pembangunan, industri harus memerhatikan aspek kelestarian lingkungan hidup sebagai tantangan. Untuk menghadapi tantangan ini, perlu sumber daya manusia berkualitas yang dapat mengatasi tantangan tersebut. Pembangunan berkelanjutan harus memilih teknologi tanpa limbah yang mencemari lingkungan hidup dan mampu menghemat sumber alam.

d. Kesadaran Masyarakat untuk Berbuat
Tahukah kalian bahwa pembangunan berkelanjutan berfungsi untuk mengembangkan kesadaran lingkungan hidup di masyarakat hingga tumbuh kesadaran untuk berbuat? Dalam pembangunan berkelanjutan diupayakan agar dalam diri masyarakat tumbuh kesadaran tentang pentingnya lingkungan hidup dalam kehidupannya. Misalnya, dalam membuang sampah dan limbah rumah tangga.

e. Lembaga Swadaya Masyarakat Mengelola Lingkungan Hidup
Pembangunan berkelanjutan menumbuhkan lembaga swadaya masyarakat yang mandiri. Lembaga swadaya masyarakat berperan untuk melakukan upaya-upaya melestarikan lingkungan hidup dan juga memberikan edukasi (pendidikan) lingkungan hidup kepada masyarakat hingga tumbuh kedisiplinan dan kesadaran masyarakat tentang lingkungan hidup lestari. Kesadaran ini akan menumbuhkan kemauan masyarakat untuk melestarikan lingkungan hidup.

 

2. Ciri-Ciri Pembangunan Berkelanjutan

Hakikat pembangunan berkelanjutan adalah bagaimana pembangunan itu dilaksanakan tanpa merusak dan potensi lingkungan tetap terjaga serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Adapun ciri-ciri pembangunan berkelanjutan adalah sebagai berikut.

a. Menggunakan Sumber Daya Alam secara Bijaksana
Pembangunan berkelanjutan dicirikan oleh pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana berdasarkan nilai-nilai budaya dan konsep lingkungan hidup. Maksudnya tidak boleh mengolah sumber daya secara sembarangan dan mengeksploitasi secara besar- besaran hingga cepat habis. Pengolahan sumber daya alam harus memerhatikan potensi kekayaan alam yang dimiliki dan menjaga kelestariannya.

b. Manusia dan Lingkungan Hidup
Pembangunan berkelanjutan memberikan perhatian kepada manusia dan lingkungan hidup. Kedua hal ini saling berkaitan. Agar keduanya dapat berjalan seiring maka kedua aspek tersebut sama pentingnya.
Pertama, manusia memerlukan pembangunan untuk memenuhi kebutuhannya dan pembangunan mengolah lingkungan.
Kedua, hanya lingkungan lestari yang melanggengkan pelaksanaan pembangunan. Dengan demikian, upaya mengatasi kebutuhan manusia tidak boleh merusak lingkungan hidup sebab bila lingkungan hidup rusak maka generasi mendatang akan menerima dampaknya. Hal inilah yang seharusnya kita hindari.

c. Menggunakan Teknologi yang Tepat Guna
Pembangunan berkelanjutan dicirikan oleh penggunaan teknologi yang tepat. Dewasa ini, sangat banyak pilihan teknologi yang dapat digunakan untuk mengolah lingkungan hidup. Penggunaan teknologi dipilih yang paling tepat dalam arti tidak merusak lingkungan atau mencemari lingkungan. Pemilihan teknologi ini berhubungan dengan budaya sehingga dalam pemilihan teknologi adakalanya menyebabkan pencemaran, seperti di Indorayon Porsea Sumatra Utara. Unsur budaya masyarakat kita sangat berperan dalam pemilihan teknologi yang digunakan dalam pembangunan nasional. Oleh karena itu, kita perlu berhati-hati dalam menggunakan teknologi agar sesuai dengan pelestarian lingkungan hidup.

d. Memenuhi Kebutuhan Sesuai Kebutuhan
Pembangunan berkelanjutan dicirikan oleh pemenuhan kebutuhan masyarakat yang sesuai. Pembangunan menghasilkan barang dan jasa untuk dikonsumsi masyarakat sesuai dengan kebutuhan. Produk dan jasa yang dihasilkan pembangunan merupakan kebutuhan masyarakat umum, bukan sekelompok orang. Hasil-hasil produk pembangunan harus dikendalikan sesuai dengan pertumbuhan penduduk. Pengendalian ini dimaksudkan untuk mencegah eksploitasi lingkungan hidup secara besar-besaran yang dapat merusak lingkungan hidup. Pembangunan menghasilkan kebutuhan masyarakat, namun dalam produksi harus dikendalikan agar kelestarian lingkungan hidup dapat terjaga.

 

DAFTAR PUSTAKA
IPS / Rogers Pakpahan…[et al.] ; editor, Arna Asna Annisa…[et al.].—Jakarta : Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.