Fotosintesis : Pengertian, Proses dan Faktornya

Fotosintesis
Fotosintesis

Fotosintesis

Tidak diragukan lagi bahwa tumbuhan mempunyai peran yang besar untuk menyokong kehidupan di bumi. Kita mendapatkan karbohidrat sebagai sumber energi untuk hidup dari tumbuhan yang melakukan fotosintesis. Tahukah kamu bagaimana proses fotosintesis pada tumbuhan hijau? Apa sajakah yang memengaruhi proses fotosintesis tersebut? Pelajari dengan seksama bab ini agar kamu lebih memahami tentang proses_fotosintesis pada tumbuhan.

Setiap tumbuhan yang berklorofil pasti melakukan proses fotosintesis. Hasil fotosintesis_dipergunakan untuk aktivitas hidupnya, sisanya disimpan di dalam akar, batang, daun, maupun buah. Hewan dan manusia sangat tergantung pada hasil_fotosintesis tumbuhan tersebut. Coba, kamu bayangkan bagaimana kelangsungan hidup hewan dan manusia jika tumbuhan tidak ada.

Untuk melaksanakan_fotosintesis, tumbuhan membutuhkan gas karbondioksida (CO2) yang ada di udara, dan air (H2O) yang ada di dalam tanah. Dengan bantuan sinar matahari, kedua zat tersebut diubah menjadi gula yang nantinya akan dimanfaatkan oleh hewan, tumbuhan, dan manusia.

 

Pengertian Fotosintesis

Fotosintesis adalah proses biokimia pembentukan karbohidrat dari bahan anorganik yang dilakukan oleh tumbuhan, terutama tumbuhan yang mengandung zat hijau daun, atau yang biasa disebut dengan klorofil.

 

Proses Fotosintesis

Proses reaksi_fotosintesis di dalam daun dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Fotosintesis
Fotosintesis

Fotosintesis terjadi dalam dua rangkaian reaksi kimia yang berurutan. Pada rangkaian reaksi pertama, dikenal sebagai reaksi terang. Reaksi ini membutuhkan cahaya matahari. Pada reaksi terang, klorofil menangkap dan menyerap cahaya matahari dan menyimpan energi matahari. Di sini terjadi pemecahan molekul air menjadi hidrogen dan oksigen. Sedang pada reaksi gelap tidak membutuhkan cahaya matahari. Pada reaksi gelap terjadi penggabungan antara gas karbondioksida (CO2) yang diambil dari udara dengan hidrogen hasil pemecahan molekul air dengan bantuan energi yang telah disimpan dari hasil reaksi terang, untuk dijadikan glukosa dan menghasilkan oksigen (O2) yang nanti dilepas di udara. Jadi hasil reaksi terang adalah oksigen dan hidrogen, sedang pada reaksi gelap dihasilkan gula (C6HnO6) dan oksigen.

 

Bagian Daun yang Berperan dalam Fotosintesis

Daun yang mengandung kloroplas berperan untuk proses fotosintesis. Jaringan-jaringan pada daun yang banyak mengandung klorofil, yaitu palisade parenkim (jaringan pagar). Oleh karena itu, bagian palisade parenkim berperan penting di dalam_fotosintesis, karena memiliki jumlah klorofil paling banyak. Jaringan spons juga memiliki klorofil tetapi tidak sebanyak pada palisade parenkim. Jaringan spons parenkim dan palisade parenkim merupakan daerah mesofil. Jadi, daerah mesofil berperan penting dalam_fotosintesis.

 

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Fotosintesis

Tumbuhan dalam melaksanakan fotosintesis sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut.

1. Cahaya Matahari

Cahaya matahari merupakan sumber energi yang paling besar dan tidak akan habis. Semua makhluk hidup sangat tergantung dari sumber energi tersebut. Proses fotosintesis tidak akan berjalan tanpa sinar matahari karena klorofil tidak mampu mereaksikan air dan karbon dioksida. Cahaya akan diserap pada bagian mesofil daun yang banyak mengandung klorofil.

2. Klorofil

Daun berwarna hijau karena mengandung klorofil. Klorofil merupakan bagian yang sangat penting, karena klorofil mampu mengubah energi matahari menjadi energi kimia sehingga proses fotosintesis dapat berjalan. Untuk membentuk klorofil dibutuhkan garam mineral seperti Mg, N, dan Fe yang diambil dari dalam tanah oleh akar. Agar tumbuh-tumbuhan subur dan daunnya kelihatan hijau diperlukan pupuk yang mengandung unsur-unsur yang dibutuhkan tersebut.

3. Air (H2O)

Air yang cukup sangat dibutuhkan dalam proses fotosintesis. Jika kekurangan air daun-daun akan layu, sel-sel tumbuhan akan kekurangan air sehingga protoplasma dalam sel kering, terutama pada daun. Hal ini mengakibatkan mulut daun (stomata) menutup, akibatnya bahan pokok yang lain yaitu karbon dioksida (CO ) tidak dapat berdifusi masuk ke dalam daun, sehingga proses_fotosintesis tidak berjalan.

4. Karbon dioksida (CO2)

Karbon dioksida (CO2) yang ada di udara merupakan komponen yang penting selain air untuk proses fotosintesis. Karbon dioksida masuk ke daun melewati stomata.

5. Oksigen (O2)

Kadar oksigen di udara lebih banyak dibanding dengan kadar karbon dioksida (CO2). Tumbuhan memang bernapas membutuhkan oksigen tetapi kebutuhan karbon dioksida harus tercukupi. Jika kadar O2 meningkat di udara, hal tersebut dapat menghambat proses fotosintesis, karena adanya persaingan antara oksigen dan karbon dioksida dalam mendapat hidrogen.

6. Suhu

Setiap makhluk hidup membutuhkan suhu optimal agar dapat hidup dengan baik. Jika suhu terlalu panas maka enzim-enzim yang ada akan rusak tetapi jika suhu terlalu dingin pun enzim-enzim tidak berfungsi. Agar dapat bekerja dengan baik dibutuhkan suhu sekitar 10 – 35 derajat Celcius.

Coba perhatikan udara yang ada di daerah pegunungan. Di samping udaranya lembap, suhunya juga sesuai, maka proses fotosintesis_akan berjalan baik. Oleh karena itu, di pegunungan terasa sejuk dan segar.

 

Rangkuman

  • Fotosintesis ialah mengolah bahan sederhana menjadi bahan yang lebih kompleks dengan bantuan sinar matahari.
  • Bagian daun yang berperan melakukan fotosintesis_ialah pada palisade parenkim (jaringan pagar).
  • Proses fotosintesis seperti:
    Air + gas asam arang
    (H2O) (CO2)
    dengan bantuan sinar matahari menjadi gula (C6H12O6) dan mengeluarkan gas oksigen

 

DAFTAR PUSTAKA

IPA 2 : untuk SMP/MTs Kelas VIII / penyusun, Henry G, Kuswanto, Tuti Hartiningsih. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.