Pengertian Globalisasi

Pengertian Globalisasi

Master
Thursday, June 27, 2019

Pengertian Globalisasi
Pengertian Globalisasi

Pengertian Globalisasi

Saat ini istilah globalisasi atau proses mendunia bukan hal yang asing bagi kita. Proses mendunia pasti akan dialami oleh semua negara. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan globalisasi? Globalisasi merupakan proses bersatunya kegiatan bangsa-bangsa di dunia dalam sistem yang mendunia. Sistem yang mendunia ini dapat melintasi batas-batas negara.


Bagaimana proses mendunia tersebut dapat terjadi? Proses mendunia didukung oleh kemajuan teknologi informasi, komunikasi, dan transportasi. Hubungan antarmanusia menjadi lebih mudah. Contohnya setiap orang sekarang tidak perlu pergi ke Eropa untuk menyaksikan sepak bola Piala Eropa. Kamu dapat menyaksikan siaran langsungnya dari televisi di rumahmu. Demikian juga jika kamu ingin berbicara dengan temanmu di luar negeri. Kamu dapat menggunakan telepon tanpa harus jauh-jauh menemuinya. Dahulu orang berkomunikasi melalui telegram dan surat biasa yang memerlukan waktu lama. Sekarang kita dapat menggunakan internet yang lebih mudah dan cepat.

Globalisasi juga ditandai dengan munculnya perusahaan asing yang beroperasi di dalam negeri. Perusahaan tersebut dikenal dengan perusahaan multinasional. Dapatkah kamu menyebutkan contoh-contohnya? Freeport dari Amerika Serikat dan British Petroleum dari Inggris adalah contoh perusahaan asing yang bergerak di bidang perminyakan. Ada pula Mc. Donalds dan Pizza Hut yang bergerak di bidang makanan cepat saji. Sekarang kita tidak perlu ke luar negeri untuk makan piza atau membeli barang buatan luar negeri. Dunia yang dahulu tampak luas kini terlihat semakin sempit.
Berkembangnya globalisasi sampai saat ini sangat didukung oleh kemajuan dan perkembangan teknologi dan informasi. Internet, televisi, telepon, dan sarana transportasi mempermudah globalisasi. Seperti apakah tanda-tanda globalisasi tersebut? Berikut ini uraiannya:

1. Batas Antarnegara Semakin Menipis
Di dunia ini terdapat lebih dari dua ratus negara. Tiap-tiap negara memiliki wilayah dan batas negara tertentu. Oleh karena pengaruh globalisasi, batas wilayah antarnegara menjadi hal yang tidak penting lagi. Setiap orang pada zaman sekarang bisa mendapatkan
informasi di luar batas negaranya.

Perkembangan teknologi dan komunikasi menjadi penyebab hilangnya batas-batas negara tersebut. Sekarang orang dengan mudah dapat meng- hubungi kerabat atau temannya yang berada di negara lain dengan meng- gunakan telepon. Kamu bahkan dengan mudah melihat kondisi suatu negara melalui media televisi. Tidak perlu jauh- jauh, kamu bahkan tinggal duduk manis di depan televisi. Banyak informasi yang kamu dapatkan, bahkan yang berada jauh dari negara tempat tinggalmu. Ditambah lagi adanya internet yang menyebabkan beragam informasi dapat diterima oleh siapa pun dengan mudah. Perkembangan yang terjadi di sebuah negara dengan cepat akan diikuti oleh negara lain.

2. Informasi Mudah Menyebar
Proses mendunia memungkinkan penyebaran informasi menjadi lebih mudah dan cepat. Berbagai peristiwa sekecil apa pun sekarang dapat diterima di semua tempat dan oleh semua orang. Penindasan, peperangan, perkembangan ekonomi, penemuan teknologi baru, bahkan pertunjukan musik pun dapat langsung disaksikan di seluruh dunia.

Berbagai kemudahan tersebut ternyata tidak hanya dalam hal informasi. Kebebasan untuk mengungkapkan pikiran dan pendapat semakin mudah. Globalisasi memudahkan setiap negara dan setiap orang menunjukkan diri pada seluruh dunia. Prestasi yang dimiliki seseorang dapat dengan mudah disebarluaskan di seluruh penjuru dunia. Media yang digunakan antara lain internet dan televisi.

3. Kegiatan Perdagangan Semakin Luas
Kegiatan perdagangan terus berkembang akibat pengaruh globalisasi di bidang ekonomi. Kegiatan ekonomi dan perdagangan di dunia menjadi semakin terbuka melintasi batas-batas wilayah sebuah negara.

Perhatikan barang-barang yang kamu pakai sekarang ini! Pensil yang kamu pegang mungkin diproduksi oleh negara Cina. Televisi dan radio di rumahmu mungkin diproduksi oleh negara Jepang atau Korea. Bahkan, sekarang kamu dengan mudah dapat menjumpai restoran cepat saji milik perusahaan asing seperi Mc Donalds, Dunkin Donuts, dan Pizza Hut. Kita semakin mudah menjumpai barang-barang yang diproduksi negara lain di pasar dalam negeri.

Tidak hanya itu, kegiatan ekonomi sekarang ini juga menyangkut masalah perpindahan tenaga kerja. Pada era global tenaga kerja dapat memilih bekerja di negara mana pun sesuai dengan keinginan dan kemampuannya. Kamu pun nanti mempunyai kesempatan bekerja di luar negeri. Persiapkanlah dirimu mulai sekarang. Sainganmu tidak hanya teman-teman di dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.

Amatilah kehidupan masyarakat di sekitarmu! Dapatkah kamu menemukan bukti-bukti adanya pengaruh globalisasi? Globalisasi tidak dapat dipisahkan lagi dalam kehidupan masyarakat. Bukti-bukti globalisasi dapat kamu jumpai dalam setiap aspek kehidupan secara nyata.

Bukti globalisasi paling mudah dapat kamu jumpai dalam bidang telekomunikasi. Televisi, radio, telepon, dan internet selalu mengalami perkembangan teknologi. Manusia dapat melakukan komunikasi tanpa batas. Televisi sekarang mampu menayangkan siaran secara langsung sebuah peristiwa yang terjadi. Peristiwa tersebut dapat terjadi di tempat yang jauh sekalipun. Setiap orang tinggal duduk di depan televisi dan menikmati tayangan televisi.

Kecanggihan teknologi telepon juga terus berkembang. Sekarang orang dengan mudah melakukan komunikasi dengan orang lain tanpa perlu jaringan kabel. Ada telepon seluler yang dapat digunakan untuk menghubungi orang yang berada di tempat yang jauh sekalipun. Bahkan dengan video call orang sekarang dapat melihat wajah orang yang diajak bicara secara langsung.

Globalisasi juga dapat kamu temukan dengan semakin membanjirnya produk- produk luar negeri di pasar dalam negeri. Kamu dapat dengan mudah menemukan mainan seperti boneka dan mobil-mobilan buatan negara Cina di toko-toko sekitar tempat tinggalmu. Kamu tidak perlu jauh-jauh datang ke negara Cina untuk mendapatkan barang tersebut.

Bukti globalisasi juga dapat kamu temukan dari pengaruh budaya luar negeri yang masuk ke Indonesia. Globalisasi mengubah pola hidup masyarakat dengan cepat. Budaya masyarakat cepat sekali berkembang. Misalnya cara orang ber- pakaian. Model pakaian yang sekarang digunakan semua orang di dunia hampir sama. Masyarakat akan berusaha mengikuti mode pakaian yang terus berkembang. Merek pakaian luar negeri dapat dengan mudah kamu jumpai di toko-toko sekitarmu.
Demikian juga dengan batik yang semakin disukai oleh masyarakat luar negeri.

Bagaimana dengan peran bangsa Indonesia dalam menghadapi globalisasi? Indonesia sebagai negara berkembang masih perlu mempersiapkan diri menghadapi globalisasi. Jangan sampai bangsa Indonesia hanya menjadi korban globalisasi.

Dalam menghadapi globalisasi bangsa Indonesia harus memiliki tenaga kerja yang berkualitas. Jumlah penduduk Indonesia yang besar menyebabkan murahnya upah tenaga kerja. Belum lagi jika harus bersaing dengan tenaga kerja asing yang lebih berkualitas. Persaingan kerja menjadi semakin ketat.

Proses mendunia juga membutuhkan tenaga-tenaga ahli. Merekalah yang diharapkan menjadi pelopor penggerak kemajuan. Akan tetapi, jumlah tenaga ahli di Indonesia masih kurang. Bahkan, Indonesia harus mendatangkan tenaga ahli dari luar negeri. Upah yang diberikan tentunya juga lebih besar.

Indonesia kaya sumber daya alam. Sumber daya andalan Indonesia antara lain minyak bumi, batu bara, tembaga, dan hasil perkebunan. Sayangnya bangsa Indonesia belum dapat mengolahnya secara maksimal. Adanya globalisasi menyebabkan perusahaan asing dapat ikut mengeksploitasi sumber daya alam Indonesia. Keuntungan yang diperoleh pun harus dibagi dengan perusahaan asing. Peran Indonesia dalam globalisasi masih kurang. Indonesia masih harus mempersiapkan diri menghadapi globalisasi. Saatnya Indonesia bangkit. Indonesia harus meningkatkan daya saingnya agar tidak semakin tertinggal pada era global.



DAFTAR PUSTAKA

  • IPS untuk kelas VI SD/MI/Arif Julianto Sri Nugroho, Nur Siwi Ismawati, Westriningsih; editor Vina Dwi Laning, Tri Haryanto –Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2007.