Wilayah dan Perwilayahan Part 2

Wilayah dan Perwilayahan
Wilayah dan Perwilayahan Part 2 – Ilmu Pengetahuan

 

Wilayah dan Perwilayahan Part 2 – Ilmu Pengetahuan

Wilayah dan Perwilayahan – Halo semua, kembali lagi di situs ilmu pengetahuan. Seperti yang sudah kita janjikan, Pada kesempatan kali ini kita akan melanjutkan uraian artikel kita yang membahas mengenai wilayah dan perwilayahan dalam ilmu pengetahuan sosial. Kemarin kita telah menjelaskan, untuk memahami mengenai Apa itu wilayah dan perwilayahan, kita harus memahami beberapa poin pokok yang merupakan kandungan dari wilayah itu sendiri, seperti: memahami apa itu desa, Apa itu tata ruang, Apa itu sistem Perhubungan, pengangkutan, perkembangan kota, pola persebaran, pemukiman, bentang alam dan pusat kegiatan urbanisasi. Dan kemarin kita telah sampai pada pembahasan mengenai sistem pengangkutan di daerah pedesaan di negara kita Indonesia. Adapun pada kesempatan kali ini, kita akan fokus membahas poin pokok terkait potensi daerah pedesaan, yang dimana tujuan dari materi kali ini adalah memberikan pemahaman akan pentingnya keberadaan sebuah desa dalam membangun sebuah perwilayahan.

 

B. Potensi Desa Kaitannya Dengan Perkembangan Kota dan Desa

Potensi dasar dari suatu desa merupakan modal dasar dari desa yang bersangkutan dalam melaksanakan pembangunan. Adapun beberapa potensi desa yang kita maksudkan adalah sebagai berikut:

1. Unsur Lokasi Geografis
Perlu kita pahami, desa adalah sebuah wilayah yang terletak di kaki-kaki gunung atau di wilayah pedalaman atau juga di pinggir-pinggir pantai yang jauh dari hiruk pikuk kehidupan kota. Kondisi iklim di daerah pedesaan biasanya dapat kita Tandai dari cuacanya yang sejuk, segar dan memiliki cadangan air yang berlimpah. Keadaan kondisi inilah yang merupakan suatu potensi dari sebuah desa bagi perkembangan pertanian.

2. Unsur Keadaan dan Kekayaan Alam
Umumnya, mayoritas lahan di daerah pedesaan selalu dimanfaatkan sebagai media pertanian, seperti: persawahan, perkebunan, peternakan, perikanan dan lain-lain. Beragam hasil pertanian, selain dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, biasanya juga dipasarkan ke kota kota untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kota, sekaligus menambah penghasilan para penduduk desa. Oleh karena itu, Desa sangat berperan penting sebagai sumber pangan bagi masyarakat di wilayah perkotaan.

3. Unsur Keadaan dan Kemampuan Penduduk
Para penduduk desa yang memiliki usia produktif merupakan tenaga kerja yang sangat potensial bagi kawasan perkotaan. Terlebih lagi, tidak sedikit di antara mereka yang menganggur karena kekurangan lapangan pekerjaan di desa. Sebaliknya, Saat daerah pedesaan selalu kekurangan lapangan pekerjaan, justru kawasan perkotaan hampir selalu membutuhkan tenaga kerja, terlebih khusus tenaga kerja kasar seperti buruh pabrik tukang bangunan dan sejenisnya. Kondisi inilah yang melazimkan, bahwa daerah pedesaan merupakan sumber tenaga kerja yang sangat potensial bagi wilayah perkotaan.

4. Unsur Ideologi Politik
Salah satu kelebihan dari penduduk desa adalah mereka belum banyak terpengaruh oleh ideologi serta kepentingan-kepentingan luar. Oleh karena itu, wajar bila penyebarluasan, pemahaman, dan penghayatan serta pengamalan nilai-nilai Pancasila di daerah pedesaan tidak mengalami banyak hambatan. Terlebih lagi, para penduduk desa umumnya memiliki loyalitas dan ketaatan yang lebih tinggi dalam mentaati segala aturan dan ketentuan dari pihak pemerintah.

5. Unsur Ekonomi
Saat ini, sudah banyak desa-desa di Indonesia yang mampu mengembangkan potensi daerahnya secara optimal. Dan biasanya, desa desa yang mampu mengembangkan potensi wilayahnya bisa kita lihat dari kemampuan masyarakatnya saat mengadakan relasi dan interaksi dengan masyarakat luar, ataupun melakukan tukar menukar barang dengan daerah lain di luar wilayah pedesaan. Ketika ekonomi sebuah desa telah maju, maka masyarakat di daerah pedesaan tersebut pun bisa dijadikan sebagai mitra kerja bagi masyarakat kota, seperti: menjadi penyedia bahan baku, permodalan ataupun pemasaran barang barang hasil produksi.

6. Unsur Sosial Budaya
Masyarakat di kawasan pedesaan umumnya memiliki hubungan kerabat dan rasa gotong royong yang sangat kuat, serta sangat menjunjung tinggi norma-norma agama. Dari kondisi ini, wilayah pedesaan tentulah sangat penting sebagai benteng-benteng kebudayaan nasional dari kemungkinan adanya pengaruh buruk budaya asing, yang tidak selaras dengan ideologi Pancasila.

7. Unsur Pertahanan Keamanan
Situasi dan kondisi di wilayah pedesaan umumnya cenderung lebih tertib dan tentram dibandingkan dengan kawasan perkotaan. Hal ini tentu saja Selaras dengan rendahnya tingkat kriminalitas di kawasan  pedesaan dan beragam aksi-aksi pidana lainnya. Oleh karenanya, keberadaan desa merupakan unsur pertahanan keamanan yang sangat penting dalam menjaga kedaulatan Indonesia.

Karena keterbatasan waktu, mungkin itu saja yang bisa kita bagikan kali ini. Semoga bermanfaat dan memberikan kefahaman akan materi wilayah dan perwilayahan. Pembahasan dengan topik ini masih akan berlanjut pada part part berikutnya, jadi ikuti terus yah!

 

By: Ilmu Pengetahuan

DAFTAR PUSTAKA
Geografi 3 – Untuk SMA dan MA Kelas XII – Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.- Disusun, Nurmala Dewi – Editor, Sugeng Setyono