Peran Virus Dalam Kehidupan Part 3 - Ilmu Pengetahuan

Peran Virus Dalam Kehidupan Part 3 - Ilmu Pengetahuan

Master
Saturday, May 25, 2019

Peran Virus Dalam Kehidupan
Peran Virus Dalam Kehidupan Part 3 - Ilmu Pengetahuan

Peran Virus Dalam Kehidupan Part 3 - Ilmu Pengetahuan


Peran Virus Dalam Kehidupan - Halo, balik lagi di situs ilmu pengetahuan id. Setelah kemarin kita menjelaskan peran virus dalam kehidupan bagian kedua, dan menjelaskan 3 dampak atau bahaya yang dihasilkan dari 3 virus yaitu virus cacar, virus influenza, dan virus polio. Kali ini seperti yang sudah kita janjikan sebelumnya, hari ini kita akan melanjutkan pembahasan mengenai peran virus dalam kehidupan yang akan mengupas tuntas 11 virus lanjutan dari pembahasan kita yang kemarin. Namun, bila Anda belum membaca tulisan kita mengenai Peran Virus Dalam Kehidupan Part 2, alangkah baiknya bila Anda membaca tulisan tersebut terlebih dahulu, agar mendapatkan pemahaman yang benar dan tidak bingung saat membaca part ketiga saat ini.

Peran Virus Dalam Kehidupan
Peran Virus Dalam Kehidupan Part 3 - Ilmu Pengetahuan

Peran Virus Dalam Kehidupan Part 3


Herpes Zoster

Penyakit herpes zoster merupakan penyakit yang dipicu atau disebabkan oleh serangan virus Varicella. Virus ini bekerja dengan menyerang saraf sensorik. Penyakit Herpes ini juga dikenal dengan sebutan penyakit cacar air. Sedikit unik namun berbahaya, Tahukah anda bahwa penyakit cacar air pada anak-anak termasuk ke dalam golongan penyakit ringan. Namun, pada orang dewasa, Serangan yang ditimbulkan dari virus Varicella ini dapat menyebabkan kematian. Seseorang yang terinfeksi virus Varicella umumnya akan mengalami demam dan munculnya gelembung-gelembung datar pada permukaan kulit tubuh. Virus Varicella bekerja dengan menginfeksi saluran pernapasan bagian atas dari seseorang. Setelah menginfeksi, virus pun menyebar melalui darah hingga akhirnya berhenti dan berdiam di dalam kulit. Masa inkubasi dari virus Varicella ini berkisar antara 14 sampai 16 hari. Apabila virus Varicella ini berhasil menginfeksi sumsum tulang belakang dari seseorang, maka kemungkinan besar orang tersebut akan mengalami kelumpuhan. Namun, dengan perawatan yang tepat, orang tersebut dapat sembuh dalam kurun waktu dua hingga empat Minggu. Adapun solusi agar tubuh kita tidak terinfeksi kembali oleh virus ini adalah dengan menjaga kesehatan tubuh agar tetap fit. Sebab, virus ini bisa aktif kembali di dalam tubuh kita, saat kondisi atau daya tahan tubuh kita sedang menurun. 


Rabies

Virus rabies adalah jenis virus yang menyerang sistem saraf pusat yang menjadi inang dari virus tersebut. Dampak buruk yang diakibatkan dari virus ini adalah jenis penyakit yang dikenal dengan sebutan penyakit anjing gila atau akrab disebut dengan rabies. Secara umum, virus rabies ini dapat menginfeksi semua jenis hewan berdarah panas, seperti Serigala, anjing, kucing, dan hewan lainnya yang juga tergolong ke dalam jenis hewan berdarah panas. Namun, tidak hanya jenis hewan saja, manusia juga dapat terinfeksi dengan virus yang satu ini. Apabila seseorang telah terinfeksi dengan virus rabies, biasanya akan mengalami tanda-tanda sebagai berikut: takut air, sakit kepala, sering tertawa tanpa sebab, lesu, demam, gugup, hingga mengalami kelumpuhan. Virus ini dapat menular melalui gigitan dari hewan yang telah terinfeksi. Dan masa inkubasi dari virus rabies ini berkisar antara 10 sampai 14 Hari. Adapun solusi untuk mengatasi atau mengobati seseorang yang terinfeksi virus rabies adalah dengan melakukan pemberian vaksin rabies. 


Gondong

Penyakit gondong atau gondongan terjadi disebabkan virus RNA yang menginfeksi kelenjar otak, kelenjar parotid, pankreas dan jantung. Akibat dari infeksi virus RNA ini, penderita akan mengalami bengkak di sekitar belakang telinga. Apabila seseorang sudah pernah terinfeksi dengan virus ini, Maka selanjutnya ia akan kebal terhadap gondong. 


Mata Belek

Penyakit ini disebabkan oleh virus belek yang menyerang bagian mata. Seseorang yang terinfeksi virus belek, akan mengalami rasa sakit, bola mata yang merah, bengkak di bagian mata, mata berair, dan mengeluarkan kotoran yang sangat banyak. 


Ebola

Virus yang satu ini hanya menyerang golongan manusia dan kera saja. Virus ini bekerja dengan menyerang sel darah putih makrofag serta fibroblas, kemudian virus pun menyebar ke seluruh jaringan tubuh serta jaringan ikat di bawahnya. Setelah waktu berjalan selama 7 hari, dampak dari virus ini pun mulai terlihat. Penderita yang terinfeksi akan mengalami pendarahan di dalam tubuhnya. Bahkan tidak hanya itu saja, penderita yang terinfeksi juga akan mengalami kerusakan ginjal dan hati. Kerusakan yang dialami tubuh penderita pun mengakibatkan demam, sakit kepala, dan lelah yang berlebihan. Setelah itu, penderita yang telah terinfeksi virus ebola pun mengalami penggumpalan darah yang disertai dengan pendarahan. Dan apabila pendarahan telah terjadi didalam dan diluar tubuh, maka kecil kemungkinan penderita tersebut dapat bertahan hidup. 


Kanker

Penyakit kanker ternyata juga dapat disebabkan oleh virus. Virus yang menginfeksi akan mengalami pembelahan sel yang tidak ada batasnya. Pembelahan sel yang tidak ada hentinya inilah, yang memicu munculnya penyakit kanker di dalam tubuh penderita. 


Demam Berdarah

Penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus Dengue. Virus ini dapat menular melalui gigitan nyamuk aides aigepty. Seseorang yang terinfeksi virus ini akan mengalami penurunan jumlah trombosit. Dalam tahap yang serius, penderita yang terinfeksi virus ini akan mengalami pendarahan pada organ-organ di dalam tubuhnya yang berujung dengan kematian. Gejala awal penderita yang telah terinfeksi Virus Dengue antara lain: demam tinggi, bercak bercak merah pada kulit, mimisan, sakit kepala dan terkadang mual hingga muntah.


Herpes Genitalis

Jenis herpes genitalis berbeda dari 2 penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri. Jenis herpes yang satu ini dipicu oleh virus Herpes Simplex. Penderita yang terserang virus Herpes Simplex akan mengalami rasa gatal dan sakit di daerah kelamin, yang membuat penderita tersebut selalu ingin menggaruk areal yang dihinggapi oleh virus. Umumnya, bekas garukan penderita herpes genitalis akan menyisakan lepuhan lepuhan kecil berair, yang bila digaruk kembali akan menimbulkan infeksi.


Hepatitis A, B, dan C

Penyakit hepatitis adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh serangan virus yang berhasil menginfeksi organ hati. Secara umum, virus yang menyebabkan penyakit hepatitis dapat tertular melalui udara, jarum suntik, makanan, minuman, dan transfusi darah. Untuk memperkecil peluang terinfeksi virus ini, kita dapat mengantisipasinya dengan menjaga kesehatan tubuh dan menjaga kebersihan lingkungan kita sehari-hari. 

Detail:

  • Penyakit hepatitis A umumnya menular melalui mulut, minuman, makanan. Penyakit ini dapat disembuhkan dengan pemberian antibodi dan vaksin.

  • Penyakit hepatitis B umumnya menular melalui perantara cairan tubuh, transfusi darah, serta bawaan lahir yang diturunkan dari ibunya. Tidak jauh berbeda dengan hepatitis A, penyakit hepatitis B juga dapat disembuhkan dengan pemberian vaksin dan antibodi. Namun, dalam keadaan tertentu jenis penyakit ini dapat berkembang menjadi sirosis dan kanker hati. 

  • Berbeda dengan hepatitis A dan hepatitis B, jenis Hepatitis C tidak memiliki gejala apapun. Hanya saja, setelah beberapa puluh tahun penyakit hepatitis C baru mulai terdeteksi dan umumnya sudah ditemukan dalam keadaan parah. Belum ada vaksin yang dapat menyembuhkan jenis Hepatitis C. Adapun pemberian interferon, hanya mampu menghambat perkembangan dari virus ini.



AIDS

Penyakit AIDS disebabkan oleh virus human immunodeficiency virus atau yang lebih dikenal dengan virus HIV. Virus ini dikenal sangat berbahaya, sebab dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Kerusakan sistem jaringan tubuh pada penderita AIDS umumnya bersifat permanen, dan tubuh tidak akan mampu melindungi diri dari infeksi atau jenis kanker tertentu. Penyebaran virus HIV tidak seperti penyebaran virus virus pada umumnya. Sebab, biasanya virus ini menular melalui hubungan intim, kontak dengan darah yang telah tercemar virus HIV, maupun kontak dengan jarum suntik atau alat-alat kedokteran lainnya yang telah tercemar virus HIV. Seseorang yang telah terinfeksi virus HIV, bisa saja terlihat sehat atau pun merasa sehat-sehat saja. Namun, dalam keadaan sebenarnya orang tersebut telah mengalami penyakit yang parah. Penyakit aids atau virus HIV, juga dapat menular ke janin yang dikandung oleh seorang wanita yang telah terinfeksi HIV. Berikut dibawah ini adalah beberapa gejala dari seseorang yang telah terindikasi mengidap penyakit AIDS. 

  • Mengucurkan banyak keringat saat malam hari
  • Batuk kering
  • Sakit kepala dalam tempo waktu yang lama
  • Selalu merasa letih dan lelah tanpa sebab yang jelas
  • Mengalami diare kronis
  • Mengalami gangguan pernafasan
  • Suhu badan diatas 38 derajat Celcius selama berapa minggu
  • Pembengkakan kelenjar limfe selama 3 bulan bahkan lebih.


Sampai saat ini, pihak kedokteran belum menemukan satupun obat yang mampu menyembuhkan penyakit AIDS. Karena pemicu utama dari penyakit AIDS ini adalah hubungan seksual, maka menjaga diri dari perilaku perilaku yang tidak baik seperti seks bebas, adalah cara terbaik agar terhindar dari virus HIV.

Penjelasan mengenai virus HIV barusan sekaligus menutup pembahasan kita mengenai peran virus dalam kehidupan. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan serta ilmu pengetahuan kita. Terima kasih atas perhatiannya dan sampai jumpa.


By : Ilmu Pengetahuan



DAFTAR PUSTAKA

Buku Biologi 1 untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, Penulis : Ari Sulistyorini, Editing : Hadiat. 
Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009