Proses Alam Endogen Yang Menyebabkan Terjadinya Bentuk Muka Bumi

Proses Alam Endogen Yang Menyebabkan Terjadinya Bentuk Muka Bumi

Master
Tuesday, April 30, 2019

Proses Alam Endogen Yang Menyebabkan Terjadinya Bentuk Muka Bumi
Proses Alam Endogen Yang Menyebabkan Terjadinya Bentuk Muka Bumi

Proses Alam Endogen Yang Menyebabkan Terjadinya Bentuk Muka Bumi

Keanekaragaman bentuk permukaan bumi dipicu oleh kekuatan besar yang aktif didalam permukaan bumi. Kekuatan tersebut dikenal dengan nama tenaga geologi. Secara umum, tenaga geologi ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu : tenaga endogen dan tenaga eksogen. 

Adapun yang dimaksud dengan tenaga endogen adalah tenaga atau daya yang berasal dari dalam bumi. Tenaga endogen ini memiliki sifat membangun. Sedangkan yang dimaksud tenaga eksogen ialah daya atau tenaga yang berasal dari luar permukaan bumi. Berbeda dengan tenaga endogen yang memiliki sifat membangun, tenaga eksogen cenderung memiliki sifat merusak permukaan bumi. Berikut dibawah ini penjelasan selengkapnya mengenai proses alam endogen yang menyebabkan terjadinya bentuk muka bumi.


Proses Alam Endogen Yang Menyebabkan Terjadinya Bentuk Muka Bumi 


Proses Alam Endogen

Mungkin banyak diantara kita hingga saat ini, yang tidak menyadari bahwa permukaan bumi tempat kita berada saat ini bergerak dengan kecepatan beberapa centimeter setiap tahunnya. Sangking lambatnya pergerakkan tersebut, sehingga membuat kita yang berada diatasnya tidak menyadari bahwa bumi ini ternyata bergerak. Akan tetapi, meskipun pergerakkan bumi ini sangat lambat, namun dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan perubahan relief muka bumi. Jika diantara anda pernah melihat sebuah jalan yang amblas, hal tersebut merupakan salah satu contoh nyata dari pergerakkan permukaan bumi, yang berasal dari tenaga endogen. Kejadian jalan amblas itu sendiri memberikan sebuah kesimpulan, yaitu dibawah permukaan bumi terdapat sumber energi. Lalu yang jadi pertanyaan adalah, "dari manakah energi tersebut berasal?" Jawabannya adalah berasal dari sumber panas yang terdapat didalam inti bumi. Lihat gambar dibawah ini untuk lebih jelasnya.
Proses Alam Endogen Yang Menyebabkan Terjadinya Bentuk Muka Bumi
Proses Alam Endogen Yang Menyebabkan Terjadinya Bentuk Muka Bumi

  • Lapisan Inti adalah cairan kental bertekanan tinggi dengan suhu di atas 4.500 derajat celcius. Cairan ini mengandung mineral cairan besi dan nikel. Lapisan inti ini juga dikenal dengan sebutan lapisan nife.
  • Lapisan Astenosfer adalah lapisan kedua (bertekanan rendah) yang melapisi lapisan inti /lapisan nife. Lapisan astenosfer ini memiliki suhu sekitar 2.000 - 4.000 derajat celcius, dan mengandung mineral silicium dan magnesium. Lapisan astenosfer ini juga dikenal dengan sebutan lapisan sima.
  • Lapisan Litosfer adalah lapisan kulit bumi bagian luar yang berupa bebatuan yang padat. Umumnya, suhu lapisan litosfer berada dibawah 2.000 derajat celcius. Lapisan ini juga dikenal dengan sebutan lapisan mantel bumi.
  • Kerak Bumi adalah lapisan terluar bumi, yang memiliki tekstur padat, keras dan menempel pada lapisan litosfer /mantel bumi. Kerak bumi pada umumnya mengandung mineral silicium dan aluminium. Bagian kerak bumi ini juga dikenal dengan sebutan lapisan sial.

Dari uraian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa kulit bumi memiliki tekstur yang padat, dingin, dan terapung diatas lapisan litosfer / mantel bumi. Adapun kerak bumi yang membentuk dasar samudra umumnya disebut dengan lempeng samudra.  Dan kerak bumi yang membentuk dasar benua biasanya disebut dengan lempeng benua. Kedua lempeng ini, yaitu lempeng samudra dan lempeng benua terletak / berada di atas lapisan litosfer atau lapisan mantel bumi. Dan dari gambar contoh serta penjelasan diatas, kita dapat menarik sebuah kesimpulan dan pelajaran, bahwa lapisan mantel bumi ternyata mendapatkan pemanasan secara terus menerus dari lapisan astenosfer / lapisan sima. Dampak dari pemanasan ini ialah terjadinya gerakan cairan dengan arah vertikal pada bagian lapisan mantel (litosfer). Sehingga, arus konveksi yang terjadi ini menyebabkan munculnya patahan pada kulit bumi. Patahan tersebut pun dapat memicu terjadinya tumbukan, antara lempeng samudra dengan lempeng benua. Lihat gambar di bawah ini.
Proses Alam Endogen Yang Menyebabkan Terjadinya Bentuk Muka Bumi
Proses alam endogen yang menyebabkan terjadinya bentuk muka bumi

Sekilas Info
- Setiap tahunnya, Lempeng Samudra Hindia bergerak mendekati Pulau Sumatra sekitar 7 centimeter.
- Dalam setahun, Lempeng Samudra Pasifik disekitar  Basin Carolina bergeser sekitar 10,2 centimeter.
- Setiap tahunnya,  Lempeng Samudra Pasifik yang berada di dekat Filipina bergeser sekitar 8 centimeter

Akibat dari tumbukkan lempeng benua dengan lempeng samudra, salah satu lempeng akan menghujam ke arah bawah. Dan seperti yang sudah kita jelaskan diatas, bahwa semakin kedalam (ke arah bawah) maka suhu bumi akan semakin panas. Dan akibatnya, apabila kulit bumi menghujamke arah bawah, maka kulit bumi yang tadinya bersuhu dingin dan padat, akan meleleh akibat suhu yang terlalu panas. Kulit bumi yang meleleh itulah yang disebut dengan magma dan mengeluarkan sejumlah energi. Tentunya aktivitas kulit bumi ini tidak akan pernah berhenti, dan hal itu melazimkan bahwa seiring berjalannya waktu, maka akan semakin banyak pula kulit bumi yang meleleh menjadi magma, hingga akhirnya bertumpuk dan menghasilkan luapan energi. Hasil dari akumulasi magma yang terus bertumpuk ini, menciptakan sejumlah energi yang mengakibatkan munculnya beberapa perubahan pada bentuk muka bumi, serta aktivitas fisik bumi, seperti:

1. Munculnya tekanan ke arah atas diakibatkan oleh penumpukan magma, pergerakkan lempeng, serta energi yang terakumulasi dapat mengakibatkan bergesernya kulit bumi. Dan dampak dari aktivitas bumi tersebut adalah perubahan bentuk dari kulit bumi (berupa lipatan), baik itu melengkung ataupun bisa juga menyebabkan patahan. Fenomena alam ini biasa disebut dengan tektonisme.

2. Cairan magma akan menerobos lapisan dari lempeng benua, ataupun melalui celah dan retakan, serta patahan lempeng benua. Aktivitas bumi inilah yang nantinya menyebabkan terbentuknya gunung berapi. Dan biasa disebut dengan vulkanisme.

3. Apabila akumulasi energi yang terkumpul dibawah lempeng terlalu besar, besar kemungkinan energi tersebut akan mengguncang atau menggetarkan lapisan lempeng samudra atau lempeng benua yang berada disekitar energi tersebut. Getaran atau goncangan inilah yang biasa disebut dengan gempa bumi, atau dalam bahasa ilmiahnya disebut dengan seisme.

Proses Alam Endogen Yang Menyebabkan Terjadinya Bentuk Muka Bumi

Sekian pembahasan kita seputar Proses Alam Endogen Yang Menyebabkan Terjadinya Bentuk Muka Bumi. Semoga dapat bermanfaat. Baca juga artikel kita lainnya seputar ilmu pengetahuan. Mari jelajahi dunia dengan membaca segala tulisan yang bermanfaat.

By : Ilmu Pengetahuan