Ilmu Pengetahuan - Situs Ilmu Pengetahuan

Ilmu Pengetahuan - Situs Ilmu Pengetahuan

Master
Sunday, April 14, 2019

Ilmu Pengetahuan
Ilmu Pengetahuan

ILMU PENGETAHUAN



Selamat datang didalam situs Ilmu Pengetahuan. Disini anda akan mendapatkan beragam artikel terkait ilmu pengetahuan seputar negara, alam, umum, sosial, flora, fauna, geografi, ekonomi, dan kesehatan. Selamat membaca dan menikmati hidup dengan menjadi orang yang cerdas.



Definisi Ilmu Pengetahuan

Mengenai Defisini Ilmu Pengetahuan, sebenarnya sangat relatif tergantung siapa yang menafsirkan arti dari ilmu pengetahuan tersebut. Bila penafsiran makna ilmu pengetahuan kita serahkan pada praktisi atau ahli yang memiliki wawasan dan pengetahuan luas, maka penjabaran arti dari ilmu pengetahuan itu sendiri tentu akan meluas dan dapat mencakup hampir semua sendi ilmu pengetahuan. Namun bila kita menyerahkan penafsiran ilmu pengetahuan pada individu yang memiliki keterbatasan ilmu (dalam arti minim) tentu penjelasannya tidak akan mendetail dan mungkin hanya dasar dasarnya saja.

Oleh karena, penting bagi kita dalam memilih rujukan, siapa yang akan mendefinisikan makna yang terkandung di dalam kata "ilmu pengetahuan". Jadi, bila kami memang harus mendefinisikan makna dari Ilmu Pengetahuan, maka ilmu pengetahuan adalah

Ilmu Pengetahuan adalah suatu informasi yang telah melalui tahapan proses, serta telah terorganisir, agar dapat memperoleh sebuah pemahaman, pembelajaran dan pengalaman. Dimana informasi dari pembelajaran, pemahaman, dan pengalaman tersebut, dapat diaplikasikan untuk menyelesaikan beragam permasalahan tertentu.



Fungsi Ilmu Pengetahuan

Tentu ada banyak sekali fungsi dari ilmu pengetahuan, dan tidak terbatas pada satu hal saja. Terlebih lagi, setiap cabang ilmu pengetahuan umumnya akan memiliki fungsi yang berbeda beda antara satu sama lain. Namun, bila dinilai secara umum, fungsi ilmu pengetahuan dapat kita rangkum menjadi beberapa poin seperti di bawah ini.

1. Ilmu pengetahuan berfungsi menanamkan keyakinan di dalam diri seseorang.
2. Ilmu pengetahuan dapat merusak serta mengacaukan suatu hal keyakinan yang telah lama ada dalam benak seseorang
3. Ilmu pengetahuan berfungsi sebagai informasi dalam membuka beragam cabang ilmu pengetahuan lainnya, sekaligus data penunjang untuk menemukan penemuan baru.
4. ilmu pengetahuan berfungsi untuk mengembangkan teknologi baru, memecahkan beragam masalah praktis, dan membuat keputusan secara tepat serta akurat.
Penjelasan Detail Fungsi Ilmu Pengetahuan


Ilmu Pengetahuan
Ilmu Pengetahuan



Arti "Ilmu" Secara Bahasa


Penggalan kata "Ilmu" dalam kalimat Ilmu Pengetahuan berasal dari mufrodats (kosa kata) bahasa arab = علم (dibaca : 'Alima) yang berarti Mengetahui. Kemudian kosa kata ini pun diserap kedalam bahasa indonesia menjadi kosa kata Ilmu.  Ilmu sendiri bisa bermakna mengetahui, atau memahami suatu hal.



CIRI CIRI ILMU PENGETAHUAN


Sedikit berbeda dengan makna atau arti yang terkandung di dalam kata Pengetahuan, definisi ilmu jauh lebih spesifik dan bersifat ilmiah, serta didasari aspek aspek penting yang membuat sesuatu tersebut layak disebut sebagai ilmu. Berikut di bawah ini beberapa poin penting yang harus dipenuhi, agar sesuatu tersebut dapat dikategorikan ke dalam cabang ilmu.

1. Harus Objektif
Sesuatu dapat dikatakan sebagai ilmu apabila memiliki objek kajian atau penelitian yang terdiri dari satu jenis masalah, serta memiliki sifat  hakikat yang sama, dan dapat terlihat dari luar maupun dari dalam. Sesuatu bisa dikatakan sebagai ilmu, bila objeknya jelas keberadaannya alias ADA, atau objek tersebut bisa menjadi ada dengan melalui tahap pengujian (contohnya : angin) tidak terlihat ada, namun dapat dibuktikan keberadaannya. Dan saat menguji, mengkaji, atau meneliti objek, maka yang dicari adalah kebenarannya. Maksudnya adalah proses penyelarasan antara Pengetahuan dengan Objek. Oleh sebab itulah kita mengenal istilah Kebenaran Objektif, bukan Kebenaran Subjektif.

2. Bersifat Metodis
Maksudnya adalah sebelum menetapkan sesuatu sebagai bentuk dari ILMU, selayaknya kita memeriksa, apakah telah dilakukan beragam bentuk upaya, atau cara untuk meminimalisir terjadi penyimpangan atau penyelewengan saat mencari kebenaran. Dan salah satu bentuk konsekuensi dari upaya yang kita maksudkan diatas adalah kita harus memiliki sebuah cara atau metode tertentu yang bisa menjamin kepastian akan kebenaran suatu ilmu. Oleh karenanya, sebuah ilmu hanya dapat dikatakan ilmu bila memiliki sebuah fondasi yang bersifat metodis.

3. Bersifat Sistematis
Sesuatu dapat dikategorikan kedalam ILMU bila bersifat sistematis. Maksudnya adalah ILMU harus dapat dijelaskan secara rinci, terurai, dan dapat dirumuskan secara logis dan memiliki keteraturan. Sehingga, masing masing unsur (rinci, teratur,terurai,logis) dapat membentuk suatu sistem yang bersifat utuh, terpadu, serta mampu dijelaskan dalam tinjauan sebab akibat.


Cabang Cabang Ilmu Pengetahuan Secara Umum


  • Ilmu Pengetahuan Alam
  • Ilmu Pengetahuan Sosial
  • Ilmu Terapan



Pembagian Secara Rinci Cabang Ilmu Pengetahuan (Sumber: Wikipedia)


Ilmu Pengetahuan Alam

Fisika

  • Akustik
  • Astrodinamika
  • Astrofisika
  • Astronomi
  • Biofisika
  • Fisika Atom, Molekul, dan Optik
  • Fisika bahan padat
  • Fisika komputasi
  • Dinamika
  • Dinamika fluida
  • Dinamika kendaraan
  • Fisika bahan
  • Fisika matematis
  • Fisika nuklir
  • Fisika partikel (atau fisika energi tinggi)
  • Fisika plasma
  • Fisika polimer
  • Kriogenik
  • Mekanika
  • Optik


Biologi

  • Anatomi
  • Antropologi fisik
  • Astrobiologi
  • Biokimia
  • Biofisika
  • Bioinformatika
  • Biologi air tawar
  • Biologi sel
  • Biologi struktur
  • Biologi molekul
  • Biologi pertumbuhan
  • Biologi pertumbuhan evolusioner ("Evo-devo" atau Evolusi pertumbuhan)
  • Biologi laut
  • Botani
  • Ekologi
  • Entomologi
  • Epidemiologi
  • Evolusi (Biologi evolusioner)
  • Fikologi (Algologi)
  • Filogeni
  • Fisiologi
  • Genetika (Genetika populasi, Genomika, Proteomika)
  • Histologi
  • Ilmu kesehatan (Farmakologi, Hematologi, Imunoserologi, Kedokteran, Kedokteran gigi, Kedokteran hewan, Onkologi (ilmu kanker), Toksikologi)
  • Ilmu saraf
  • Imunologi
  • Kladistika
  • Mikrobiologi
  • Morfologi
  • Ontogeni
  • Patologi
  • Sitologi
  • Taksonomi
  • Virologi
  • Zoologi


Ilmu Bumi

  • Geodesi
  • Geografi
  • Geologi
  • Limnologi
  • Meteorologi
  • Oseanografi
  • Paleontologi
  • Seismologi


Ilmu Kimia

  • Biokimia
  • Elektrokimia
  • Ilmu bahan
  • Kimia analitik
  • Kimia anorganik
  • Kimia fisik
  • Kimia komputasi
  • Kimia kuantum
  • Kimia organik
  • Spektroskopi
  • Stereokimia
  • Termokimia
  • Metode Penelitian Komunikasi


Ilmu Pengetahuan Sosial


  • Antropologi
  • Arkeologi

  • Ekonomi
  • Ilmu politik
  • Linguistik (Ilmu bahasa)


Psikologi

  • Analisis perilaku
  • Biopsikologi
  • Neuropsikologi
  • Psikofisika
  • Psikometri
  • Psikologi eksperimen
  • Psikologi forensik
  • Psikologi humanis
  • Psikologi industri dan organisasi
  • Psikologi kepribadian
  • Psikologi kesehatan
  • Psikologi klinis
  • Psikologi kognitif
  • Psikologi pendidikan
  • Psikologi pertumbuhan
  • Psikologi sensasi dan persepsi
  • Psikologi sosial



  • Sosiologi
  • Hukum


Ilmu Terapan


Ilmu Komputer Dan Informatika

  • Ilmu komputer
  • Ilmu kognitif
  • Informatika
  • Cybernetics
  • Systemics


Ilmu Rekayasa
  • Ilmu biomedik
  • Ilmu pertanian
  • Rekayasa listrik
  • Rekayasa pertanian

Penjelasan Pembagian Cabang Ilmu Pengetahuan


A. Ilmu Pengetahuan Alam

Ilmu Pengetahuan Alam adalah sebuah istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan cabang ilmu yang merujuk pada ilmu serta objek objek alam seperti benda benda alam,beragam hukum alam yang pasti, dan hal hal umum disekitar lingkungan kita yang termasuk bagian dari alam, dimana pun dan kapan pun. Orang orang yang menggeluti cabang ilmu pengetahuan alam biasa disebut dengan Saintis

Eksistensi Ilmu Pengetahuan Alam 

Seiring perkembangan zaman, beragam jenis ilmu pengetahuan di sekitar kita pun juga ikut berkembang semakin pesat. Dan tentunya, kondisi ini bisa berarti baik bagi kelangsungan hidup manusia, namun tidak menutup kemungkinan perkembangan ilmu pengetahuan justru bertambah buruk bagi manusia dalam hal hal tertentu. Terkait eksistensi atau kedudukan Ilmu pengetahuan alam, perlu diketahui, pada dasarnya beragam cabang ilmu pengetahuan saat ini bersumber dari 2 cabang ilmu pengetahuan, yaitu : Ilmu pengetahuan Alam yang dikenal dengan the natural sciences, dan Ilmu Pengetahuan Sosial yang dikenal dengan the social sciences. 

Ilmu Pengetahuan Alam adalah sebuah pokok ilmu yang mempelajari seputar zat yang membentuk atau menyusun alam semesta makhluk hidup, serta mempelajari seluk beluk makhluk hidup yang berada di dalam alam semesta. Dalam pendidikan sekolah dasar, ilmu pengetahuan alam telah diajarkan dengan tingkat pembahasan yang belum mendalam (basic), dan umumnya dibagi ke dalam beberapa disiplin ilmu seperti : kimia, fisika, dan biologi.


B. Ilmu Pengetahuan Sosial

Ilmu Pengetahuan Sosial ialah sekelompok disiplin ilmu yang mempelajari beragam aspek, yang berkaitan dengan manusia dan lingkungan sosial disekitarnya. Ilmu pengetahuan sosial berbeda dengan cabang ilmu seni atau humaniora. Sebab, dalam ilmu pengetahuan sosial, baik penjelasan, maupun pengaplikasian lebih menekankan pada penggunaan cara atau metode ilmiah saat mempelajari manusia, termasuk di dalamnya yaitu metode kuantitatif dan metode kualitatif. Sederhananya, Ilmu pengetahuan sosial sangat erat kaitannya dengan perilaku dan interaksi manusia, baik saat ini maupun perilaku dan interaksi manusia pada masa lampau. Umumnya, cabang disiplin ilmu pengetahuan sosial yang diajarkan di bangku sekolah dasar di Indonesia (SD - SMP) adalah sejarah, dan ekonomi.


C. Ilmu Terapan

Pengertian Ilmu Terapan adalah suatu bentuk penerapan dari beberapa cabang disiplin ilmu, seperti : matematika, kimia, fisika, atau biologi, yang bertujuan memberikan solusi (penyelesaian) terhadap permasalahan praktis yang terjadi disekitar kita.

Ilmu Pengetahuan Menurut Islam

Dalam tinjauan Islam, pedefinisian ilmu pengetahuan tentu tidak sama dengan pendefinisian ilmu pengetahuan menurut sains duniawi. Ilmu pengetahuan menurut Islam, umumnya lebih cenderung kepada hal hal yang bersifat ukhrowi / akhirat. Lebih kepada kandungan ayat ayat Alquran, riwayat riwayat hadits, perkataan para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan perkataan para ulama terdahulu. Ilmu pengetahuan dalam tinjauan islam erat kaitannya dengan beragam unsur keagamaan. Jadi, yang dimaksud dengan ilmu pengetahuan dalam Islam lebih kepada makna ilmu pengetahuan syar'i, bukan ilmu duniawi. Namun, semua kembali bagaimana kita menempatkan pembicaraan saat berkomunikasi. Berikut dibawah ini adalah beberapa fungsi / manfaat ilmu pengetahuan menurut tinjauan syar'i.
  • Memahami Tujuan Penciptaan Makhluk
    Ilmu pengetahuan syar'i akan menjadikan seseorang lebih mengenal dan mengetahui hakikat serta tujuan penciptaan segala sesuatu yang ada di dunia ini. Contohnya ialah; Apabila seseorang tidak mengetahui ilmu pengetahuan syari dengan benar, maka akan sulit baginya untuk memahami tujuan dari penciptaan manusia di alam semesta ini. Namun berbeda cerita, bila seseorang memiliki ilmu pengetahuan syar'i, maka ia akan memahami, bahwa tujuan sebenarnya dari penciptaan manusia adalah untuk beribadah hanya kepada Allah semata.
  • Mengangkat Derajat Orang Orang Yang Berilmu
    Manfaat Ilmu pengetahuan tidak hanya mencerdaskan umat manusia semata, lebih daripada itu, khususnya ilmu pengetahuan syari, akan meninggikan derajat dan memuliakan seseorang yang menguasai ilmu syar'i tersebut, baik di mata manusia, maupun di mata Sang Pencipta. Hal ini sebagaimana telah dijelaskan didalam Alquran: "Allah akan mengangkat derajat orang orang yang beriman diantara kalian, dan orang orang yang diberikan ilmu (syari). (QS: Al-Mujadalah ayat 11).
  • Mengajarkan Manusia Agar Lebih Pandai Dalam Bersyukur
    Salah satu manfaat dari ilmu pengetahuan syari adalah meningkatkan serta membangkitkan kesadaran di dalam diri seseorang agar lebih bersikap religius, dan lebih banyak bersyukur dalam menyikapi beraneka problem kehidupan. Ilmu pengetahuan syari akan mengingatkan manusia akan ayat ayat Allah, hadits hadits baginda Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa telah begitu banyak nikmat dan karunia yang telah Allah limpahkan kepada kita, namun kebanyakan kita lalai untuk mensyukurinya.


4 Pintu / Cara Mendapatkan Ilmu Pengetahuan


1. Menggunakan Akal

Maksud dari menggunakan akal adalah memanfaatkan akal sebagai media berfikir untuk mengetahui hakikat dari suatu hal tertentu yang ingin kita ketahui kebenarannya. 

2. Menggunakan Imajinasi

Untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, terkadang kita bisa menggunakan imajinasi di dalam diri kita untuk meraba, mengira atau mentaksir sesuatu. Dimana imajinasi tersebut, (mungkin) dapat di aplikasikan melalui dukungan beberapa cabang disiplin ilmu.

3. Menggunakan Panca Indra

Salah satu cara mendapatkan ilmu pengetahuan adalah dengan mengoptimalkan panca indra yang terdapat di dalam diri kita. Sebagai contoh adalah indra penglihatan. Dengan mengoptimalkan indra penglihatan, seseorang dapat mengetahui bahwa "sesuatu tersebut" memiliki wujud atau bentuk sedemikian rupa. Atau dengan indra penglihatan, seseorang dapat melihat atau membaca beragam artikel ilmu yang sebelumnya tidak ia ketahui sama sekali. Dan hal hal semisalnya.

4. Menjauhi Kemaksiatan dan Menjaga Ketaatan

Cara mendapatkan ilmu pengetahuan yang keempat ini bisa dikatakan versi syar'i untuk mendapatkan ilmu. Hal ini disarikan dari kandungan ayat Alquran surat Albaqoroh ayat 282 : 

وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ
“Dan bertaqwalah kepada Allah, niscaya Allah akan mengajarimu (memberikan ilmu).”

Bertaqwa maksudnya adalah mengerjakan segala perintah Allah dan menjauhi segala laranganNya

Mungkin itu saja pembahasan yang bisa kami sampaikan mengenai ilmu pengetahuan baik dalam tinjauan sains dunia, maupun tinjauan secara syar'i. Semoga dapat bermanfaat. Bila terdapat kekeliruan, baik ringan maupun fatal, segera laporkan kepada admin situs ilmu pengetahuan.id melalui contact us kita. 

By : Ilmu Pengetahuan